Perceraian Meningkat Karena Facebook


pediaku
sumber: pediaku

Sering lihat bapak-bapak di kantorku mesem-mesem lihat Fesbuknya terus cekikikan dan ngebahas sesama mereka mengenai friends wanita yang dimiliki. Karena kantor kami adalah kantor penjualan maka layout ruangannya yang luasnya setengah lantai suatu gedung dibuat terbuka seperti akuarium, membuat kami dengan leluasa bisa mengintip kelakuan para bapak . Apalagi komputer kantor jumlahnya memang sengaja terbatas hingga  pemakaiannya komunal, kan kita kerjaannya jualan kecap jadi yang banyak ya pesawat telpon.  Soal surat-menyurat tinggal minta tolong ke sekretaris. Begitu bapak-bapak itu pergi dan biasanya lupa log out, kita langsung meluncur ke komputer dan intip-intip akun mereka dah. Bujug, baru tau ada cewek-cewek yang pakai pic profilenya nyaris tanpa busana. Pada nemu dimana sih tuh bapak-bapak?

Lama-kelamaan para bapak sadar kalau anak buahnya pada kepo dan tau dark secret mereka. So mulai deh para bapak membawa laptop masing-masing walaupun dari android bisa akses FB tapi rupanya lebih puas melihat dari layar yang lueebar. Para anak buah kepo ga berhenti stalking, soalnya kan udah add akun FB para bapak dengan akun jejadian berfoto profile wanita sekseh. Para bapak ga sadar kalau kita pantau segala aktifitasnya via jendela kanan FB. Jadi kalau lihat si Bapak mesem-mesem di balik layar laptop, artinya lagi chat gajebo. Kalau habis senyum-senyum terus matiin laptop, masukin  laci, kunci dan cuss pergi artinya bakalan kopi darat. Begitulah pengamatan cowok-cowok anak buah bapak-bapak. Ya kita yang cewek percaya dong ma sinyalemen itu, kan mereka lebih paham dunia lelaki. Sumpah waktu nulis ini jadi ngerasa kita nih ternyata lebih gahar dari isterinya.

Tidak hanya melalui Fesbuk, modus melalu media sosial lain juga ada. Jadi ceritanya saya tergabung dalam forum penulis online Kompasiana. Tiap hari aktif nulis di sana sehingga menjalin pertemanan yang cukup dekat dengan dua penulis di sana ( lelaki dan perempuan ).  Yang lelaki eksekutif puncak di suatu perusahaan multinasional. Sementara yang perempuan hanya memakai simbol gambar kartun. Lama-kelamaan yang lelaki minta nomor HP. Rajin SMS dan mulai menelpon hingga suatu hari mengirim SMS dan bilang, “Mbak, jadikan aku pacar gelapmu dong.” Gubraaak, jelas banget kalau lelaki itu ingin main api. Saya tak bisa berkata-kata. Mungkin lelaki itu merasakan reaksi saya dan beberapa kali berusaha menelpon tapi tidak saya angkat. Beberapa kali SMSnya yang sekedar memanggil-manggil akhirnya membuat saya membalas, “Mas saya benar-benar ga senang sama SMS anda.” Diapun meminta maaf dan kedengarannya memang tulus jadi dimaafkan deh. Tak lama teman perempuan kami menghubungi saya,”Mbak, dirayu ma mas ntuh ga?”. Gubraak ternyata si mas ngerayu kami berdua. Tak lama kemudian muncul tuduhan plagiarsi atas karya teman perempuan kami yang membuat dia hilang dari peredaran. Mas menghubungi saya, “Beneran dia plagiat, kenal yang nuduh ga?” Kenal banget, beliau memang dosen sastra lagian tuduhannya kan menyajikan fakta pendukung. Mas menghela nafas dan tetiba saya punya ide jahil, “Mas, konon teman kita itu lelaki lho bukan perempuan. Aku sih belum pernah telponan, mas udah?” Glek, mas diam saja. Saya cekikikan tanpa suara di seberang.

Orang suka menganggap enteng pergaulan di Fesbuk seperti para bapak itu, mula-mula sekedar cekikikan sesama mereka sembari ngebahas teman Fesbuk itu. Setelah itu saling bertukar teman  dan kemudian mencoba menyapa yang dilanjutkan japri. Padahal yang memasang foto berbaju minim itu kan  ada maksudnya. Udah bagus kalau ternyata itu lelaki iseng yang mau ngerjain lelaki hidung belang ( ada yang begitu ). Lah kalau perempuan professional gimana? Terbuktikan maraknya penjualan daging mentah ala PSK Online. Atau kalaupun perempuan biasa namun gayung bersambut, apa tidak rusak dunia rumah tangga?

ashley madison
sumber: ashley madison

Dampak negatif dari Fesbuk ini bahkan ditengarai oleh Pengadilan Agama Kabupaten  Ciamis, Jawa Barat. OMG…..Ciamis dah jadi korban Fesbuk? Dan itu sudah terjadi tahun 2010 lalu. Ketika kantor PA Ciamis terkejut akibat lonjakan angka gugatan  perceraian lebih dari 100% dalam sebulan. Pada bulan September ada 205 gugatan perceraian. Maka sungguh spektakuler ketika  gugatan perceraian menjadi 507 di bulan Oktober. Hal  membuat pihak PA prihatin dan mendalami penyebab lonjakan perceraian yang  jauh mengalahkan Indramayu, Kerawang dan Cirebon.  Menurut Anang Permana – Humas Pengadilan Agama Ciamis, penyebab hancurnya rumah tangga yang paling dominan adalah karena masuknya pihak ketiga dalam bentuk perselingkuhan dengan sarana  SMS serta Fesbuk. See??

Pertanyaan sebenarnya apa yang terjadi dalam hubungan asmara kita? Saya pikir semua orang berencana ingin hidup bahagia selamanya tapi kemudian kita memiliki anak, tagihan, drama dan akhirnya lelah. Itu yang mungkin menghilangkan komunikasi dan gairah seksual dengan pasangannya, “ tutur Diane seperti dilansir dari Time. Ketika situs kencan online Ashley Madison diserang hacker terungkaplah data jutaan pria menikah selingkuh secara online. Universitas Nebraska di Kearney dan Washburn Universitas di Topeka, Kansas mendapat izin dari situs Ashley Madison untuk menawarkan ke para pengguna situs tersebut agar berpartisipasi dalam survey tentang situs kencan online. Dalam tiga bulan, para peneliti mendapatkan 8.800 responden, sebanyak 5.187 orang dewasa menjawab pertanyaan mengenai penggunaan internet, perilaku seksual online yang secara online.

Hasilnya? Lebih dari dua pertiga responden berselingkuh secara online walaupun memiliki hubungan serius dengan orang lain.Survei yang telah dipublikasikan di jurnal Sexuality dan Culture itu juga menunjukan bahwa lebih dari 66%  perselingkuhan online berlanjut ke dunia nyata. Professor Sosiolog dari Universitas Nebraska, Diane Kholos Wysocki mengatakan semua orang berencana ingin hidup bahagia dalam kehidupan percintaan mereka. Sayangnya karena banyak faktor yang terjadi dalam hubungan asmara mereka terutama terkait dengan anak, tagihan dan drama. Sebagian menjadi lelah dan kehilangan komunikasi serta gairah seksual dengan pasangannya dan beberapa orang akhirnya memilih untuk selingkuh.

Lantas kenapa selingkuh online? Responden dari survey mengatakan perselingkuhan di dunia maya mudah dilakukan, cepat dan bisa memenuhi fantasi seseorang. Meskipun demikian, selingkuh secara online hanya bisa memenuhi kebutuhan sesaat tidak untuk kontak fisik. Tanpa memandang usia, para responden mengatakan bahwa mereka lebih puas dan bahagia  selingkuh secara langsung daripada hanya via online.Makanya 66% perselingkuhan online berlanjut ke dunia nyata sebab pada dasarnya kita membutuhkan sentuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s