Membuat Konten Marketing Jadi Mesin Uang Ratusan Juta


Baru enam bulan ini saya menjalankan bisnis Online Shop (OS) tapi hasilnya sama sekali tidak mengecewakan. Padahal saya hanya memakai media sosial Facebook. Keinginan untuk menaikkan omset membuat saya mulai melirik media sosial lain seperti bergabung dengan situs-situs besar jual-beli. Namun herannya dalam kasus saya ini omset penjualan lewat Facebook masih tak terkalahkan. Apa ini bisa diartikan bahwa personnel brand / identitas pribadi saya cukup kuat? . Di Facebook, saya memang aktif berstatus aneka peristiwa entah itu masalah politik, sosial, pertumbuhan anak, kuliner maupun beberapa status humor. Saya bahkan pernah memakai media Facebook beberapa kali untuk menggalang kekuatan untuk memperjuangkan pengembalian dana bersama yang t erkena investasi bodong dan perdagangan fiktif. Mungkin trust jadi terbentuk dan teman-teman Facebook tak ragu untuk berbelanja di OS saya. Tahu sendiri kan belanja via dunia maya cukup beresiko. Beberapa contoh dagangan saya:

12109127_870899516351149_4919936070321333136_n

12011247_853794014728366_7786180983048800691_n

Namun saya sendiri tetap membutuhkan peningkatan omset penjualan. Lantas saya teringat jika saya memiliki blog, dimana saya cukup aktif menuliskan kehidupan urban, telaah sosial-politik dan ekonomi. Jika selama ini tulisan-tulisan tersebut bisa menarik perhatian para editor penerbitan buku sehingga tulisan tersebut dibukukan. Seharusnya saya bisa berbuat sesuatu alias menjual melalui blog. Lantas bagaimana memasukan konten marketing yang efektif? Sebab strategi konten marketing yang tepat dan dibantu optimai mesin pencari adalah kunci sukses dari website/ blog untuk bisnis online kita (Darmawan – Content Marketing sebagai bagian Utama dari Strategi SEO).

Budi Putra yang juga merupakan mantan wartawan TEMPO, Yahoo! Indonesia, Viki, dan the Jakarta Post Digital ini mengatakan.

Blog adalah salah satu bagian dari media yang memiliki massive & powerful content. Meskipun media bisa berkembang dan juga berubah di masa depan, namun content akan selalu konstan sehingga nantinya bisa digunakan pada media lain yang sesuai dengan trend.

Sayapun mencoba mencari referensi dari pelaku bisnis online melalui blog/ website yang sudah berhasil. Semisal pada seorang Suci Utami yang berbisnis OS hijab, Suci Utami awalnya membuat blog yang banyak berisi tentang fashion hijab. Dengan menuliskan mengenai tips menggunakan kerudung, informasi mengenai busana muslim dan berbagai hal berkaitan dengan fashion hijab. Blr dan Instagram.og ramai dikunjungi para pencari info mengenai fashion hijab. Hal inilah yang menimbulkan ide untuk mengembangkan bisnis fashion hijab ketika mengikuti suami ke melanjutkan studi S2 ke Malaysia. Suci kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan proses produksi hijab. Ketika produknya jadi Suci sendiri yang jadi modelnya dengan juru foto sang adik dan suaminya. Ketika foto jadi langsung diunggah ke blog. Selain blog, Suci menggunakan media sosial lainnya seperrti FB, Twitter dan Instagram. Sejak bulan pertama, dagangan online Suci sudah mendapat response yang baik. Bulan ketiga, omset sudah menyentuh angka Rp. 40 juta dan makin lama makin meningkat. Makanya usai menyelesaikan S2nya, suami Suci memutuskan bahu membahu bersama isterinya mengembangkan bisnis fashion hijab mereka. Saya menengarai kesuksesan Suci ini merupakan kesuksesan by process yang awalnya senang menulis masalah fashion hijab di blog akhirnya melihat adanya peluang bisnis karena tingginya tingkat keterbacaan maupun response.

HEADER NEW BGT

 

Saya lantas teringat ada sebuah postingan tentang bisnis emas saya yang menuai banyak tanggapan dan pembeli padahal tidak diniatkan untuk dagang ketika itu, disini .Seorang pembaca memutuskan untuk mengikuti bisnis emas saya dan membuat saya memiliki penghasilan hampir Rp. 10 juta/bulan. Selanjutnya dia mengajak beberapa temannya untuk mengikuti jejaknya. Jadilah saya meiliki tambahan penghasilan Rp. 10 juta lagi. Jadi total dari grupnya, saya mendapat penghasilan hampir Rp. 20 juta/ bulan. Jadi sebenarnya postingan di blog yang sesuai dengan kebutuhan informasi dari masyarakat saat itu pasti bisa menjual.

Lantas bisakah kesuksesan bisnis online dibuat by design? Sudah dirancang untuk sukses menjual?

Ternyata ada saudara-saudara. Kita bisa belajar pada Indra Permana, sosok karyawan yang memutuskan berhenti bekerja dan mulai berbisnis OS. Dari awal Indra sudah memutuskan bahwa tema dari toko onlinenya ada produk muslim. Indra memilih platform toko onlinenya Prestashop. Dia juga mempelajari SEO agar postingannya efektif menjumpai Google Search. Karena merencanakan pasarnya adalah seluruh penjuru dunia. Jadi langkah awal ketika membuka toko online selain memilih produk yang sesuai adalah dengan menyiapkan perangkat komunikasi Yahoo Messenger, cara pembayaran, International Delivery, testimony dan tak lupa memasang Google Translate. Semua ini untuk mendukung orang-orang dari luar Indonesia agar bisa bertransaksi dengan nyaman di toko onlinenya. Terbukti Indra Permana telah menigirim barang-barangnya ke lima benua. Dan meraup keuntungan hingga Rp. 100 juta per bulan. (Foto : Toko Indra Permana)

jne-iis
hasil bisnis online indra permana

Jadi membuat konten marketing by process maupun by design yang meledakan omset toko online menjadi ratusan juta per bulan bukan suatu utopia kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s