Memutuskan Berjualan Grand New Avanza dan Grand New Veloz Setelah Diskusi di The Foyer


Hari Minggu 04 Oktober lalu. seorang customer online shop (OS) saya mengajak makan siang.  Hari gini, customer yang mengajak makan siang? di tempat keren pula ? Pastinya ini tawaran yang tak dapat dilewatkan, Mengingat customer tersebut mukim di kawasan Bintaro, saya mengusulkan untuk memindahkan venue usulannya di Citos ke Bintaro Xchange Mall. Jadilah hari Minggu saya meluncur ke Ratu Plaza yang menjadi pangkalan bis Bintaro Transfeeder. Jalanan lengang dan tak terasa dalam waktu tigapuluh menit sudah sampai.

The Foyer
The Foyer

The Foyer terletak di lantai satu tepat bersebelahan dengan area Ice Skating, South Gate. Customer saya (selanjutnya sebut saja sebagai Pak Amos) menunggu di teras luar. Pak Amos langsung memanggil pelayan yang membawa daftar menu yang cukup variatif. Saya sebenarnya rada mengkeret melihat harganya yang nyaris dua kali lipat dari harga di café lain untuk menu sejenis. Mungkin pak Amos melihat keraguan saya, “Udah pilih aja.” Jadi malu kelihatan kamseupay.

Akhirnya saya memilih Chicken Gordon Blue. Pak Amos memilih salah satu jenis spaghetti. Ketika pesanan Chicken Gordon Blue datang, saya cukup terkesan melihat tampilannya. Gulungan daging ayam berlapis smoked beef dan blue cheese dengan balutan tepung panir digoreng keemasan dipadu dengan selada segar dengan variasi warna sayuran yang indah dan menggugah selera. Ada kentang goreng  dan pot sauce kecil berisi cream berwarna putih.  Saya memang sangat mengapresiasi hidangan yang disajikan secara cantik. Biasanya cantik di luar akan enak dirasa. Saya mulai menyantap salad yang  dibubuhi  balsamic vinegar dan membuat rasanya asam segar. Salad  segera tandas. Santapan berikut kentang goreng di cocol ke cream berwarna putih yang ternyata gurih banget. Paduan cream keju mozzarella dan bawang putihnya pas banget.  Terakhir menyantap the chicken gordon blue yang sangat yummy dengan  membubuhi saus cream cheese, lezatnya maksimal. Tak bisa menafikan adagium “ada harga ada rupa.”

 Chicken Gordon Blue
Chicken Gordon Blue

Sembari bersantap pak Amos membahas OS saya, “Kamu tuh jangan jadi OS palugada (apa yang lu minta gue ada). Coba review sales kamu deh. Lini produk mana yang paling unggul, konsentrasilah di situ.” Saya memang baru membuka OS sekitar tiga bulan lalu tapi perkembangannya cukup menjanjikan. Terbuka dengan saran Pak Amos mengingat beliau seorang founder dan leader direct selling yang berhasil. Dia lantas beliau bercerita  bagaimana set up sistem dan program dalam memasukan produknya ke Indonesia. Yang jelas kerja kerasnya  telah membuahkan hasil empat rumah di kawasan Bintaro dengan harga termurah Rp. 2.6 Milyar.

Dan akhirnya jeng….jeng….jeng, pak Amos menyampaikan maksudnya untuk mengajak saya bergabung di bisnisnya. Well, tidak ada makan siang gratis kan?. Tapi jangan skeptis dulu, saya  bukan orang yang alergi dengan bisnis MLM bahkan  saya sudah mencermati suatu produk keuangan murah-meriah yang pemasarannya dikemas dengan cara MLM. Hal ini saya kemukakan pada pak Amos. Pak Amos langsung melakukan perbandingan MLMnya yang menjual produk kesehatan yang cukup mahal dengan MLM yang saya incar. Dengan bersemangat dia membuat perumpamaan begini,

“Seandainya kamu berjualan mobil dan ingin mencapai omset Rp. 1 Milyar. Pilih jualan Mercy atau Avanza?” Bukankah lebih ringan menjual satu mobil dibandingkan menjual lima mobil?”

Saya lantas teringat pada piramida income penduduk. Yang berada di dasar dan paling banyak adalah penduduk dengan jumlah pendapatan kecil. Makin ke atas makin mengerucut yang berarti pendapatan makin besar tapi yang menikmati hanya sedikit.

“Ah ini karena kita membidik pangsa pasar yang berbeda,Pak. Seandainya dianalogikan dengan berjualan mobil, bukankah penduduk yang mampu membeli Avanza jauh lebih banyak dari yang mampu membeli Mercy.”

AmosPak Amos menjawab, “Lantas kamu ga berani jualan Mercy?” Saya milih jualan Avanza Pak, kolamnya lebih besar pasti ikannya lebih banyak. “Seru ya diskusi kita, nambah makanan yuk,” ajaknya dan memesan bruchetta pada  waitress. Bruchettanya bukan bruchetta biasa, garlic bread dilapisi keju spread dan diberi topping salmon fillet dan diatasnya diberi buah adas yang sudah diasamkan. Lagi-lagi enaknya maksimal.

BruchettaAkhirnya usai santap siang, Pak Amos menawarkan untuk mengantar hingga Ratu Plaza karena akan miting di Senayan City. Jadilah kami menuju pelataran parkir di basement dan jeng jeng jeng, mobil Pak Amos ternyata Mercy seri terbaru.

Mobil baru berjalan sebentar ketika berbunyi, Pak Amos mengingatkan, “Mercy memang begini kalau penumpang depan belum pasang seat belt.” Sembari memasang seat belt, saya  menjelaskan kalau di Grand New Avanza dan Grand New Veloz sudah dilengkapi dengan fitur front passanger seat belt warranty juga. “Macaciiih,” Pak Amos kurang yakin. Sepanjang jalan saya membayangkan reaksi Pak Amos ketika melihat mobil  saya. Benar saja begitu sampai di muka mobil di pelataran parkir Ratu Plaza. “ Avanza nih ye. Gak pingin punya Mercy?” Persistence nya patut diacungi jempol. Masih ada beberapa Avanza yang lain kok Pak tapi direntalin bulanan ke suatu perusahaan.

Sebelum meninggalkan saya, pak Amos membuka jendela dan mengatakan, “Ganti dong Avanza jadulnya dengan yang seri baru.”

1Saya membayangkan fitur-fitur yang terdapat dalam New Grand Veloz. Dari segi mesin jelas ada pembaharuan yang luar biasa dengan memakai Dual VVT-i Engine.Dual VVT-I berfungsi mengatur intake dan exhaust sehingga pengisian ruang bakar maksimal dan membuat pemakaian bahan bakar lebih optimal dan effisien. Ini cocok banget buat acara kelayapan yang sering saya lakukan bersama keluarga menyusuri jalur timur pulau Jawa. Posisi air intake juga berubah dalam rangka mengantisipasi jika ada genangan air seperti banjir. Berarti mobil ini benar-benar dipersiapkan agar tangguh menghadapi tantangan di jalanan.

Penambahan aneka fitur keamanan seperti side impact beam yang melindungi penumpang dan pengemudi dari benturan samping, Selain itu ada ABS (Anti Block Braking System) yang memberikan proteksi optimal untuk mengontrol kedaraan saat pengereman mendadak. SRS Airbag serta key immobilizer. Memastikan bahwa Grand New Avanza dan Grand New Veloz sudah dirancang dengan tingkat keamanan maksimal.

INTERIOR-AVANZA-VELOZ_02Lantas bagaimana dengan interiornya? Kabin luas dengan tampilan desain yang mewah dan kesenyapan saat dikendarai. Dashboard Grand New Veloz dengan tone warna hitam dominan membuat interior kelihatan makin stylish. Terdapat aneka perangkat entertainment  seperti new advanced audio system 6.1″ touchscreen CD, DVD, AM/FM, USB, AUX, Bluetooth dan iPod ready.  Jadi kita tetap merasa nyaman saat  menyelusuri jalan dengan adanya aneka perangkat entertainment.

Garis design eksetrior dengan grille desain baru dari Grand New Veloz menjadi semacam landmark/ ciri khas yang stylish. Memang Grand New Veloz  mobil yang stylish dengan eksterior dan interior stylish. Mobil yang cocok untuk mobil keluarga.

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s