Procration – Ketika Penundaan Melandamu


 

Beberapa schedule yang kubuat sendiri belum juga terealisir dan ini semata-mata karena something happen to me…that big M which stand for Malas…..secara umum apa yang kumiliki kelihatannya sudah di atas rata-rata tapi bagi para mentorku semua itu Peanut, mereka mengingatkan betapa aku terlalu santai..Yuuup dalam beberapa hal mereka benar….secara jujur aku akui selama ini baru mempergunakan 40% dari kekuatanku…atau ini disebabkan karena aku mencapat tingkat kepuasanku – dimana aku melabelinya sebagai rasa Syukur…. padahal bisa juga itu berarti aku sedang memasuki Comfort Zone. Well, rasanya aku perlu memotivasi dan menyemangati diri sendiri serta utamanya merubah level kepuasanku. Baby2 Ulama sufi Hasan Al Bashri berpesan, “Jauhilah sifat menunda-nunda. Nilai dirimu tergantung pada hari ini, bukan besok. Kalau esok kamu beruntung berarti keuntunganmu akan bertambah jika hari ini kamu telah beramal. Dan kalau besok kamu rugi kamu takkan menyesal karena toh kamu telah beramal pada hari ini.

MEMAMPUKAN DIRI, BUKAN MENSYARATKAN KEMUDAHAN

Sahabatku yang baik hatinya, katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …

Tuhanku, aku sering merasa gamang dan tak bertindak,

seperti orang yang tak dapat memperbaiki atap yang bocor saat hujan, tapi merasa tak perlu memperbaiki atap saat tidak hujan.

Aku sering menuntut keadaan menjadi mudah, tapi lupa menuntut diriku untuk menjadi lebih mampu.

Aku hanya mengeluhkan besarnya masalah, tapi lalai menjadikan diriku lebih kuat.

Tuhanku Yang Maha Penyayang,

Maafkanlah ketidak-masuk-akalanku selama ini, dan hari ini aku mohon Engkau mentenagai kesungguhanku untuk melakukan yang bisa kulakukan tanpa menunda, untuk melihat kesulitan sebagai perintah memampukan diri, dan menyikapi kesedihan sebagai undangan agar aku memperkuat hatiku.

Hari ini aku akan menghentikan kebiasaan memprotes kehidupan, mencibir karena iri terhadap orang yang lebih berhasil dariku, menghujat orang yang kutuduh mempersulit kehidupanku, memusuhi orang yang tidak membantuku, dan mencemooh orang yang menasihatiku.

GM

Hari ini aku akan mengambil tanggung-jawab sepenuhnya atas kebaikan hidupku. Aku akan segera bekerja, saat aku merasa kehidupan ini lamban. Aku akan meramahkan wajah, suara, dan pendekatanku, saat aku merasa kehidupan ini tidak ramah. Aku akan bekerja menguntungkan sesamaku, saat aku merasa dunia kurang memberi yang kubutuhkan.

Tuhan, rahmatilah upayaku untuk menjadi pribadi yang mampu membiayai dan menjayakan kehidupanku sendiri.

Tuhanku Yang Maha Besar, Jadikanlah aku sekuat-kuatnya pribadi yang Kau restui upayanya untuk membangun kehidupan yang damai, penuh cinta, sejahtera, dan bermasa tua yang sehat dan ceria dengan belahan jiwa yang menghadiahi aku anak-anak, menantu, dan cucu-cucu yang sehat, lucu dan imut, dan yang baik pekertinya.

Ooh Tuhanku … betapa aku merindukan pembahagiaanMU …

catatan di daveenaar.com -6 February 2012 yang masih relevan hingga kini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s