Perempuan di Antara Ulang Tahun dan Kematian


Pagi ini kuawali dengan berziarah ke makam orangtua bersama seluruh anggota keluarga termasuk pembantu setia ke pemakaman Tanah Kusir, suasana disana cukup ramai…ternyata banyak keluarga sepemikiran dengan kami. Usai ziarah kubur, perjalanan dilanjutkan ke PIM yang tak jauh dari Tanah Kusir…hari ini kupilih untuk merayakan Ultah bersama keluarga besar. Alhamdulillah akhirnya bisa juga kami duduk satu meja bersama…yuuup ini hal yang sulit karena sejak si bungsu menikah dua tahun silam, antar suami si ketiga dengan suami si bungsu tak ada keakraban…tapi hari ini semua mencair. Kupilihkan tempat di sebuah resto steak…semua asyik menikmati brunch (breakfast -lunch) .

Canda dan tawa mewarnai brunch kami ini…Alhamdulillah….tiba-tiba timbul niat jail adikku untuk menggoda ponakan di Jogja yang sedang berulangtahun, kami mengirimkan foto-foto di sana via FB p, “Veena, makasih ya dah ditraktir makan steak buat ngerayain ultah kamu.” Veena langsung telpon dan menjerit-jerit sembari tertawa. Tawa terhenti saat iparku menunjukkan layar Hp Androidnya, “Isteri Syaiful Jamil meninggal dunia akibat kecelakaan mobil.” Semua terpaku mendengar informasi itu dan kami bergantian membacanya. Arggh seorang wanita muda yang santun dan sedang menikmati hidup barunya sebagai isteri dan calon ibu…aku merasa betapa hidup ini seperti permainan…maksudku…saat aku sedang merayakan hari ulangtahunku…ada wanita lain yang kehilangan nyawa…memang setiap yang hidup pasti akan mati…tapi  kematian datang tanpa bilang-bilang…

Kami mengakhiri brunch kami karena masih ada sesepuh yang perlu dikunjungi sementara aku sendiri ada meeting kecil di kawasan Pondin juga. Panggilan telpon dan SMS dari seorang yang dekat dihati membuatku bingung, ada apa ini…kenapa ada amarah? Akupun berjalan perlahan sembari berpikir keras, ada apa lagi? Mana janjimu menjadi mentariku…kau katakan akan biarkan aku kepakan sayap..sementara cahayamu akan menerangi jalanku….Tak terasa airmata mengalir deras..menutupi pandangan mata dan blaaar….

Terjadilah hal yang tak diinginkan…manusia beradu dengan besi beroda….siapa yang menang? Sudah pasti bukan si manusia…saat itu aku seperti sedang menjalani peran Meg Ryan di film City of Angels…tertabrak truk saat perasaan sedang melayang-layang…dan dia tercerabut dari kehidupan saat sedang mengembangkan tangannya, menghirup udara segar sembari tersenyum lebar.

Ini adalah kali kedua saat konsentrasiku tercabut…carut-marut. Sebelumnya aku pernah terjatuh dari tangga penyeberangan pada permasalahan yang nyaris sama.

Apakah aku baik-baik saja…?? Siapa bisa baik-baik saja kalau begini…

Ahhh sudahlah…paling tidak aku utuh dan belum mati.

Hari ini ada perempuan yang berulangtahun, ada perempuan yang kehilangan nyawa, ada perempuan yang celaka…  Hidup ternyata singkat.

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. Esel says:

    Mbak veena ketabrak? Waduh ! Moga cpt sembuh yah. Happy birthday,wish you all the best.

    1. daveenaar says:

      huuum cuma kecium motor aja kok… 😦
      makasih ya dhek esel 🙂

  2. abe says:

    c’est la vie…hidup hanya menjalani alur dan menikmati proses selagi bisa, karena hasil akhir itu mutlak punya tuhan yang menggengam langit dan bumi. Manusia hanya bisa berikhtiar untuk mengubah proses, mempercepat, memperlambat,ato menjadikannya lebih indah dan lebih bermakna saja. hasil akhir tetap milikMU ya rabbi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s