Ada apa di 30 September


Ada apa di 30 September? ternyata beberapa jam ini terjadi roller coaster juga dalam hatiku.. behh..mungkin memang bumi Indonesia berputar signifikan dan membawa dampak pada kehidupan tiap penghuninya tiap tanggal 30 September.

ok let see what happen..

Yang jelas pagi ini kuawali dengan lari-lari anjing ke kawasan Kalibata, kali ini porsi ditambah dan hasilnya keringat bercucuran plus betis terasa kencang banget. Sempet mampir ke warnet buat bales-bales komen.

Trus 30 September itu jadi ingat G30S PKI; ingat Pakde Ib, Bude Ratih n mbak Gadis. Ingat juga waktu dia masih kecil kok kehidupannya seperti upik abu di rumah Pak De-nya itu, maksudku perlakuan upik abu didapatkan dari  sepupu-sepupunya … oh ternyata karena ini tho. Thank God, she’s really a good survivor.

30 September ini juga ada good news…aku dimasukin ke grupnya Vera and bu Mus mau nambah …yihaaa. 30 September juga mengingatkan aku akan angka 75…kali ini bukan tentang bakpia 75…ini tentang 75 yang uedan tenan. 30 September juga mengingatkan dateline Xa Cing project…oh no again.
30 September juga mengingatkan satu bulan ke depan aku menginginkan sesuatu yang sangat berharga….

Ada perkembangan bagus berkaitan dengan tulisanku mengenai Mengakses Situs Porno…..tiba-tiba ada tawaran kerja berkaitan dengan media online. N waktu cari-cari CV yang sesuai eh temanku ini malah menawarkan diri…

“lho-lho aku pikir kamu baik-baik aja?” dia cuman ngakak sembari bilang, “well, akhirnya aku ngelamar tuh kerjaan yang kamu sebutin…”

“lho kan itu gajinya setengah dari gaji yang kamu terima sebelumnya?”, and I hate to find this fact, men always entertain their pride instead of their needs. Kali ini tidak bisa terlalu bantu karena aku ingin menjajal kemampuan di industri ini n you know that you’re better than me….your’re gonna be my though competitor.

Trus ada lagi…dapet personal message di inbox-ku…

Pertanyaan panjang lebar mengenai catatan hidupku yang ternyata sudah terbaca jejaknya oleh lelaki cerdas ini, puzzle demi puzzle membuat dia akhirnya bertanya. Hem sebenarnya sih gak keberatan juga buat bicara terbuka sama siapapun karena aktifitas penulisanku yang  makin mengkristal ini   pada akhirnya akan berakhir pada suatu keterbukaan yang full blak-blakan….

Tapi bicara hal terintim (harap dibaca: bukan tentang bagian intim lho) dalam hidupku dengan orang yang hanya kukenal melalui internet…walaupun so far aku tau dia orang yang baik dan taat beragama…feel so awkard…jadi ingat mestakungnya Johannes Surya. Baru aja beli buku Perfect Strangers kok malah jadi kejadian juga…harus blak-blakan ama “stranger”

Well let’s face it eniwei…

Aku beli juga buku tentang Starbak (not the industri tapi merupakan novel yang bersetting di starbak) trus naksir bukunya Bong Chandra tapi gak beli dulu ah…males narik duit di ATMnya (dasar wanita hemat).

Wuuups nemu info bagus mengenai kaitan kepercayaan dan tingkat pendapatan di http://philoofalexandria.wordpress.com/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s