7 Alasan Pilih Hunian di Puja Prajawangsa Apartment


Sebagaimana disebutkan dalam teori hirarki kebutuhan oleh Abraham Maslow maka tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar manusia seperti juga makan dan minum. Kebutuhan itu disebut sebagai kebutuhan fisiologi.

abraham

Ternyata kebutuhan tersebut tidak terlalu sulit dipenuhi di Jakarta bagi yang ingin tinggal di tempat nyaman tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Yang jelas masih di Jakarta dan dekat dengan tempat kerja.

Tidak percaya?

Tengoklah aneka kost-kostan,  maupun petakan kontrakan yang bertebaran di Jakarta. Saya yang tinggal di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan menemukan beragam kost-kostan dari yang Rp. 500 ribu/ bulan sudah ada kamar mandi dalam ( Ini sangat murah makanya anak-anak kost tidak ada yang pindah. Malah yang sedang tugas ke Luar Negeri rela membayar biaya kost satu tahun agar kelak saat kembali masih bisa masuk ke kamar kostnya ). Ada juga kost-kostan seharga Rp. 3jutaan/bulan lebih yang sudah membuat penyewa super duper nyaman. Bahkan ada beberapa artis yang menyewa di situ karena  dekat dengan Musica Studio  sebuah studio rekaman terkemuka. Atau yang lebih murah lagi adalah di Pondok Mertua Indah.  Kompleks perumahan yang saya tinggali ada kompleks perumahan lawas dengan jatah tanah/ rumah antara 400-800 m2 sehingga banyak rumah berisi 3 generasi. Kakek  nenek, ayah ibu hingga cucu. Ada loh satu rumah diisi 6 Kepala Keluarga.

Kenyamanan tempat tinggal semacam ini membuat warga Jakarta yang termasuk kelas menengah  terlena hingga lupa mengupayakan kepemilikan propertinya sendiri dan ternyata cukup besar jumlahnya. Lima puluh persen alias separuh dari warga kelas menengah ternyata belum punya rumah.  Banyak bangetkan?

Mereka lebih memilih untuk memilik gadget paling mutakhir, barang-barang branded, membayar keanggotaan gym yang mahal padahal jarang dipakai. Belum lagi acara hangout di café yang bisa menghabiskan ratusan ribu sekali nongkrong. Daaan yang paling fatal adalah keputusan untuk memiliki kendaraan baru  sebelum memiliki rumah. Padahal berbeda dengan nilai property yang makin lama makin naik, nilai mobil makin lama makin turun akibat penyusutan. Will Smith pernah mengatakan, “Kita membeli barang yang tidak kita suka, semata untuk membuat orang lain yang tidak kita kenal terkesan.” Lebih jauh lagi Safir Senduk – pakar financial planning menjelaskan lebih jauh bahwa sebenarnya hanya orang-orang dengan profesi tertentu misalnya sales people yang memerlukan mobil untuk menunjang aktifitasnya yang mobile. Sementara yang lain bisa mempergunakan alat transportasi umum seperti commuter line, busway,  taksi dan ojek. Jadi mari kita mulai merencanakan untuk membeli hunian di Jakarta. Sanggup enggak ya? Sembari melirik pada saldo rekening bank.

Saat ini Synthesis Development sedang membangun Apartemen di Jakarta Timur tepatnya di kawasan Cijantung.  Paling tidak ada 7 ( tujuh ) alasan  untuk membeli apartemen Synthesis Development yang diberi nama Pusaka Prajawangsa ini.

  1. Lokasi di Jakarta, Bukan Nempel Jakarta ya

Siapapun sudah paham bahwa jika ingin membeli properti  maka lokasi harus menjadi pertimbangan pertama dan utama.  Apartemen ini berlokasi Jakarta dan pastinya memudahkan kita mencapai tempat kerja, tempat-tempat pertemuan dengan relasi. Mencari sekolah favorite, fasilitas Rumah Sakit di sekitar, Mall dan Pasar yang cukup besar.  Ternyata Apartemen ini berdekatan dengan Mall Cijantung, tidak terlalu jauh dengan pasar induk  Kramat Jati. Ada lebih dari 10 Rumah Sakit sekitar Jakarta Timur.  Dan karena letaknya dekat dengan  Jakarta Outer Ring Road, soal jangkauan tidak masalah. Dengan mudah kita bisa meluncur ke Pondok Indah – BSD melalui JORR.

peta2.jpg

      2. Harga Terjangkau

Tadinya kawasan selatan merupakan kawasan unggulan untuk apartemen, apa daya harga tanah sudah membumbung tinggi. Pernah lihat apartemen di Bintaro dengan kualitas yang sama dengan Prajawangsa City, tapi soal harga  sudah nyundul hampir dua kali lipat. Makanya tak heran developer banyak bergeser ke kawasan Timur yang masih miring harganya. Sebelumnya saya sudah melihat proyek apartemen dari developer lain yang berada di kawasan Cibubur yang ditawarkan dengan harga tak jauh dari harga apartemen Pusaka Prajawangsa. Padahal memikirkan jarak tempuh dan akses ke Jakarta dari lokasi itu sudah cukup memusingkan. Bedalah dengan Pusaka Prajawangsa yang terletak di Cijantung. Jadi menurut saya sih harga mulai dari Rp. 400 juta yang ditawarkan Pusaka Prajawangsa masuk akal

        3. Pembayaran Fleksible

Selain pembayaran secara cash keras yang pastinya akan diterima dengan senang hati oleh developer manapun masih ada beberapa program cicilan langsung ke developer. Misalnya dengan sistim cash bertahap 12 kali maupun 36 kali bayar, DP 20% bisa dicic1l 4 kali.

Kira-kira  apa mungkin dibuat cash bertahap 60 kali?

            4.Fasilitas yang Diberikan

Dalam kawasan Pusaka Prajawangsa akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti:

  1. Unique Thematic Park dengan spice garden, herbal garden, tropical garden,
  2. BBQ Area,
  3. 1000 m jogging track,
  4. Kids pool,
  5. Thematic swimming pool for adults,
  6. Fountain plaza,
  7. Restoran, coffee shop,
  8. SPA & Fitness Center,
  9. Access Control,
  10. ATM Center
  11. Security and CCTV 24 hours.

fasilitas

          5. Synthesis Development

Yuk kita mengenal lebih jauh Synthesis Development. Nama yang begitu familiar walaupun tak ingat kenal di mana, hingga saat disampaikan trackrecord dari Synthesis Developemnt. Proyek perdananya adalah Plaza Semanggi yang dibangun tahun 1999 dan saya tempat saya bekerja merupakan tenant dari Plaza Semanggi sejak tahun 2007. Pantas saja kok merasa begitu familiar. Synthesis Development sendiri  bernama ProLease dan didirikan tahun 1992. Merupakan konsultan property dan manajemen pusat perbelanjaan yang berkembang menjadi developer  beragam proyek properti antara lain apartemen, perumahan, superblock, kantor dan hotel.

Beberapa proyek yang pernah dikerjakan Synthesis development  selain Plaza Semanggi adalah: Casablanca Mansion (2004), De Lavande dan De Oaze ( 2006 ), Urbana Palace – Bintaro(2007), Kalibata City (2008), Bali Nusa Dua & Convention Hotel Citilink (2010). Mall Bassaura – Jakarta Timur ( 2012). Dan Synthetis Square yang dibangun tahun 2014 dan merupakan  kebanggaan sepanjang sejarah berdiri Synthesis Development. Selain masih ada Synthesis Residence Kemang  dan tentunya last but not least soalnya pasti ke depannya masih banyak proyek-proyek lain adalah Pusaka Prajawangsa

     6. Wah Ada lahan Hijaunya

Di bagian belakang dari Pusaka Prajawangsa  ada lahan luas yang hijau dan akan tetap dibiarkan hijau. Sehingga selain sebagai komitmen go green Synthesis Development dimana kawasan hijau mencakup 80% dari seluruh area, tentunya juga bisa merupakan pemandangan yang menyenangkan bagi para penghuni apartemen.

gren

 

       7. Investasi yang Menguntungkan

 Memiliki apartemen yang prospektif seperti Pusaka Prajawangsa berarti bisa mengharapkan capital gain atau kenaikan harga di tahun-tahun ke depannya. Selain itu apartemen yang terletak di Jakarta bisa disewakan dan memberikan income bulanan atau tahunan kepada para ownernya.

Jadi tunggu apalagi….?? Yuk…

Rebound Through Digital Business


PENDAHULUAN

Pernahkah kau merasa saat hidupmu begitu sempurna? Tiba-tiba empuNya kehidupan memaksamu harus bertekuk lutut dan menghantamu hingga dahi tersungkur menyentuh bumi?

Saya pernah, saat suami berpaling dan berlari pada sobat saya sendiri. Sementara pada saat bersamaan tabungan yg telah menyentuh angka ratusan juta raib dibawa lari perusahaan penyimpan yg berizin resmi. Sungguh pada posisi menyentuh bumi yang luar biasa itulah bibir tergetar berbisik lirih pada bumi. Yang resonansinya menyentuh langit. Dan kembali ke hati dalam pesan dari sang empuNya hidup. Bergerak dari tempat kita berdiri dengan perangkat yang masih tersisa

MENCERMATI UNTUK SELANJUTNYA MEMULAI  BISNIS ONLINE SHOP

Kebiasaan memakai notebook dan gadget untuk bloging dan belanja online melalui FB sebelum ini membuat saya faham akan irama dan dinamika dunia OS. Terutama;

1.Tingkat kepercayaan masyarakat untuk berbelanja online cukup besar. Dengan 70 juta pengguna internet (data 2012) merupakan potensi pasar yang besar. Sayangnya fakta ini membuatnya sering disalahgunakan oleh penipu dunia maya.

2.Untuk meminimalisasi resiko penipuan, lebih baik berbelanja pada orang yang dikenal atau bergabung dengan grup-grup OS sebab umumnya grup selalu memberikan aturan main yang jelas sebagai rambu-rambunya dengan dimonitor oleh (beberapa) admin. Belum lagi para anggota seringkali berbagi info mengenai akun yang menipu.

3.Bagaimanapun pricing itu penting. Harga murah barang bagus pasti jadi rebutan. Tapi disini juga berlaku, ”ada harga ada rupa.” Karenanya tak ada salahnya periksa track record penjual. Bandingkan dengan penawaran yg lain.

4.Carilah inspirator dan belajarlah dari mereka. Sosok-sosok mamud (mama muda) pegiat OS sekitar saya memang luar biasa. Inspirator pertama saya adalah Arin yang berangkat dari minus Rp. 20 juta. Dalam setahun dia bisa rebound dengan omset bisnis hingga puluhan juta

airn.

Belum lagi Pipih yang berangkat dari minus Rp. 500 juta (mereka berdua terkena scammer yang sama)  juga  bisa bangkit dengan omset demikian:

Business Pipih

5.Fokus pada satu produk saja. Baik Arin maupun Pipih hanya fokus pada satu jenis barang. Arin fokus berjualan tas dan dompet impor dari China. Sementara Pipih fokus dengan minuman kesehatan. Memang pada kenyataannya fokus pada satu jenis barang akan membuat perhatian lebih terpusat dan gerakan bisa diarahkan pada satu arah.

BERGERAK DARI TEMPAT KITA BERDIRI

Dengan bekal pengalaman ini maka bulan Juni tahun lalu resmilah saya memasuki bisnis Online Shop. Barang2 yang saya jual pertama kalinya adalah peralatan dapur yang saya dapat dari obralan suatu toko yang akan tutup. Jelas harganya miring makanya dalam sekejap dagangan habis. Saya menggelar lapak di grup FB peralatan dapur. Yang menakjubkan pembelinya ternyata banyak juga BMI di Hongkong, Singapore. Dimana barang dikirim ke keluarga mereka di Indonesia.

Setelah itu saya menggelar dagangan berupa celana stretch berbahan polyester di suatu grup FB OS. Lagi2 laris manis bahkan saking maksanya ada yg minta, ”yg bekas juga gak papa sis”. Lagi-lagi suatu temuan baru bagi saya bahwa barang bekaspun ada pasarnya. Sayapun mencari grup-grup FB barang bekas yang ternyata bertebaran. Saya mulai melego isi lemari yang sebelum ini selalu branded dan high class. Gelaran lapak disana selalu disambut dengan antusias. Banyak pembeli yang langsung ambil ke rumah atau minta dikirim pakai Gojek. Uniknya banyak dari para pembeli yang tidak merasa perlu untuk add pertemanan FB dgn saya. Luar biasa trustnya.Saya tentunya makin antusias. Kesibukan saya di grup- grup pedagang membuat saya jarang muncul di akun FB sendiri. Makanya ketika teman-teman FB mencari-cari. Mulailah saya menggelar dagangan di beranda sendiri. Tak disangka. Sambutannya luar biasa. Sayapun makin bersemangat. Psst jangan disangka income saya melejit ya. Range income masih disekitaran UMR/bulan. Begitupun sungguh saya bersyukur mengingat tadinya berada pada zona zero income.

Selanjutnya saya merapat ke supplier alat dapur yang memakai aplikasi free ongkir dan terbukti meningkatkan penjualan. Rerata supplier tersebut bisa memiliki 60 transaksi/hari. Dengan memakai applikasi ini barang tidak mampir ke tempat saya dulu namun langsung dikirim ke customer. Tentunya ini untuk menekan biaya kirim. Aplikasi ini memberikan guarantee money back jika barang rusak atau habis maka saya merasa tenang.

RAMADHAN BERFOKUS PADA KUE KERING

Maka jadilah menjelang Ramadhan ini, saya berfikir untuk fokus menjual Kue Kering yang biasanya memang menjadi produk paling dicari. Usai menemukan supplier tangan pertama dengan harga miring. Saya mendaftar pada suatu applikasi Fre Ongkir, gimmick yang sangat bermanfaat ini. Dan response positif dari konsumen dan reseller tentunya harus diproses dengan cepat. Di sini pergerakan dari satu akun Facebook ke akun applikasi sungguh sangat cepat demikian juga proses-proses selanjutnya misalnya input resi pengiriman yang seabrek. Semua ini sungguh membutuhkan internet ultra cepat. Untungnya Smartfren yang selalu saya pergunakan sangat mendukung aktifitas.

shoppe1-57808b9f2b7a611d0736519e

Bagi saya bisa mencapai omset penjualan nyaris hingga Rp. 48 juta dalam waktu 3 minggu adalah pencapaian yang luar biasa. Jangan disangka biaya di awal berupa harga pokok produk, ongkos kirim yang besarnya sekitar 87% itu berasal dari kantong sendiri. Saya memakai cara “crowd funding” dengan melemparkan kesempatan investasi dgn return 2.5% bagi para investor yg mau menaruh uangnya sebagai modal selama 3 minggu. Sebuah tawaran yang mendapat sambutan antusias. Saya rasa kali ini berkaitan dengan Trust dan Profit yang ditawarkan. Saya juga membayar sekitar 1% kepada assistant packing. Untung pihak ekspedisi menyediakan jasa pick up service sehingga saya tidak kerepotan mengantarkan paket ke perusahaan ekspedisi. Bayangkan saya tidak memiliki kendaraan apapun. Bergerak dari tempatmu berdiri menjadi sebuah mantera yang menguatkan langkah.

paket2-57808b8c7193738f04074bc6

Net profit saya tidak terlalu besar karena dalam komponen tagihan itu ada biaya kirim yang tak bisa diperhitungkan profitnya. Yah sekitar 7% namun dari sini saya belajar banyak. Fokus pada satu jenis produk memang meringankan beban pikiran dan gerakan, jadi ke depannya saya berpikir untuk berjualan online pada satu jenis produk saja yakni cemilan.

MY NEXT ONLINE BUSINESS – CEMILAN DAN LAUK KERING.

Kenapa cemilan? Well siapa yang bisa membantah kalau orang Indonesia itu suka nyemil? Suka kongkow hingga tengah malam terus merasa kelaparan. Jadi ada pangsa pasar yang besar di sana. Banyak cemilan yang sudah beredar di luar sana jadi pemilihan jenis cemilan juga harus mempertimbangkan berbagai alasan seperti :

1.rasa,

2.bukan cemilan yang terlalu pasaran agar ada nilai scarcitynya supaya selalu dicari,

3.cukup awet disimpan. Cukup itu berada di tengah-tengah artinya tidak cepet basi/ melempem tapi juga jangan terlalu lama disimpan (nanti lama beli laginya).

4.Dan pastinya harga agar selain terjangkau kantung konsumen juga bisa diperdagangkan kembali oleh para reseller. Lagi-lagi menemukan supplier tangan pertama itu penting.

 

Untuk saat ini pilihan saya ada sekitar 4 item cemilan:

Agar2 RL

 

  1. Agar-agar rumput laut kering, Cemilan yang masih jarang dikenal ini padahal nilai kandungan gizinya sangat tinggi. Nilai nutrisi lebih tinggi dari 2 keping sirip hiu. Memiliki kandungan kollagen, beta carotene, kalsium maupun vitamin A dan vitamin B.
  2. keju goreng2Keju Goreng. Ahh siapa sih yang bisa menolak cemilan satu nan gurih ini. Bisa jadi pengganti bagi yang tak suka susu. Tapi yang suka susu pasti juga doyan. Lupakan lingkar pinggang.
  3. Produk1Gepuk Sapi ini bisa jadi teman nasi yang sedaaap. Cukup sediakan nasi panas sebakul…dijamin habis dah tuh nasi.Tahan satu bulan disimpan di tempat tertutup dan kering.
  4. Keripik-Kentang-Bumbu-BaladoKripik Kentang Balado. Bisa dijadikan lauk, bisa dijadikan cemilan.

BAGAIMANA CARA MEMASARKANNYA?

Dengan memanfaatkan aneka fasilitas online yang tersedia, yakni:

  1. Membuka FanPage Facebook agar bisa makin menjangkau audience.
  2. Menggenjot traffic melalui FB Ads.
  3. Membuka Instagram,
  4. Membuat Website dengan memakai fasilitas Cloud Hosting,
  5. Membuka lapak di berbagai Website Pedagang Online dan membeli fasilitas Push Up agar dagangan selalu tampil di halaman muka.

JADI….JIKA MENDAPAT SUPPORT DANA DARI MYREPUBLIC AKAN DIPERGUNAKAN UNTUK APA?

1.Pastinya dana Rp. 7 juta membuat saya bisa mengirim diri ini belajar internet marketing dari seorang pakarnya di Bandung (per sesi Rp. 150 ribu, ada 8 sesi).

2.Membeli space iklan di FB Ads, Membuat Website dengan fasilitas Cloud Hosting,

3.Membeli fasilitas Push Up dan Prime Account dibeberapa Website Pedagang Online,

4.Membuat stock barang 5 hingga 10 kg per item.

5.Membeli baterai laptop baru soalnya baterai sudah mulai soak.

Dan jika sudah dapat support begini, sah-sah saja kan jika saya berandai-andai  Channel News Asia bisa mengantarkan dagangan saya ke pasar Asia.

Reksadana Syariah – Investasi Halalan Thayyiban




Soal reksadan syariah sudah dengar sejak cukup lama tapi tak pernah memperhatikan soalnya,  c’mon what could we’re expected from a limited choices of investment due to syar’i rules?. Sampai bulan lalu mendapat penawaran investasi unit link dari seorang agen Commonwealth Life ( biasanya paling malas dapat telpon dari agen asuransi ). Namun kali ini hal-hal yang membuat saya menyimak penawarannya antara lain:

  1. Proporsi investasinya tinggi sejak tahun pertama, tidak seperti unit link lain yang biasanya membebankan biaya akuisisi asuransi hingga tiga tahun pertama .
  2. Biarpun tidak membeli rider ( tambahan) asuransi kesehatan tapi jika kita terserang penyakit yang termasuk dalam 53 penyakit kritis maka uang pertanggungan dan nilai investasi akan cair.

Wah penawaran yang menarik kan? Makanya saya mengulik lebih jauh melalui website perusahaan yang mayoritas pemegang sahamnya adalah Asing dan menemukan fakta menarik. Ada 8 pilihan unit link yang pengelolaannya dilakukan 6 Manajer Investasi terkemuka, antara lain Schroeders, Panin Asset Management, BNP  Paribas, Ashmore, First States Investments dan Batavia Prosperindo.  Dan yang performancenya paling berkibar karena memberikan return tertinggi  ternyata  unit link syariah.

Whaat? Saya langsung kepo dan ingin tahu lebih dalam mengenai reksa dana syariah. Masalah unit link Commonwealth Life disimpan dulu soalnya ada teman yang jadi agen di FWD mulai jualan “kecap”. Katanya, “ Habis Lebaran , FWD bakalan meluncurkan Unit Link pure Syariah.”

Emangnya yang CommLife ga pure syariah? Kan sama-sama pakai Schroeders,  jawab saya.

“Yah ntar lihat aja deh,” kecap makin semangat dijual. Oke deh demi persahabatan dan syariah

Jadi apa yang membedakan  Reksadana biasa dengan Reksadana Syariah?

Efek Syariah adalah efek sebagaimana diatur dalama Undang-Undang Pasar Modal yang akad, cara dan kegiatan usaha yang menjadi landasan penerbitannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di Pasar Modal.

Pastinya kegiatan usaha dibatasi. Termasuk dalam kategori  yang tidak sesuai dengan prinsip syariah  antara lain perusahaan-perusahaan yang memproduksi minuman keras, rokok. Juga bank yang berbasis sistim bunga/ riba. Juga perusahaan yang kegiatan bisnisnya jual-beli resiko  yang mengandung unsur ketidakpastian seperti asuransi konvensional.

Selain ditinjau dari core business , masih ada batasan ketat lainnya.  Yakni masalah rasio keuangan dimana ada 2 syarat. Dimana rasio antara total utang yang mengandung bunga  dibandingkan dengan total asset maksimal 45 persen, demikian juga rasio natara pendapatan yang tidak sesuai syariah seperti pendapatan bunga maksimal 10% dari total pendapatan. Ya iyalah, masa dana orang-orang yang investasi cuma ditaruh di bank, terus manajemen perusahaan kipas-kipas tidak kerja.

Wah membaca rambu-rambu syariah yang ketat ini, hati menjadi lega. Apalagi saat ini dalam suasana Ramadhan dan Lebaran, hati sedang insyaf. Tak ingin menyimpang dari ketentuan Allah, berapapun besarnya keuntungan yang diberikan reksadana non syariah.

OJK dan BEI secara regular tiap 6 bulan mengeluarkan daftar efek syariah. Daftar tersebut menjadi acuan untuk mengetahui saham dan obligasi yang sesuai syariah maupun yang tidak. Belum cukup demikian, masih ada  ada proses Cleansing yakni proses pembersihan  reksa dana syariah dari pendapatan yang sifatnya tidak sesuai dengan prinsip syaraiah dimana pendapatan tersebut akan dikeluarkan dari neraca dan digunakan untuk tujuan amal.  Huuuah ini mah fix reksa dana yang halalan thayyiban.

howmoneyindonesia

howmoneyindonesia.com

Perkembangan dari reksa dana syariah sungguh menggembirakan. Grafiknya naik cepat. Yah tapi jangan berpuas diri dulu soalnya dibandingkan dengan reksadana konvensional masih jauh sekali, padahal mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Perlu upaya dari pihak otoritas seperti OJK dan BEI juga para pelaku pasar seperti para Manajer Investasi untuk menggalakan penyebaran informasi mengenai eksistensi reksa dana syariah. Pendekatan pada komunitas-komunitas muslim seharusnya dilakukan. Misalnya dengan menjemput bola ke pesantren-pesantren. Jangan salah, dana-dana mereka cukup banyak.  Demikian juga perlu dilakukan edukasi pada siswa-siswa sekolah muslim apalagi mengingat minimum investasinya cukup Rp. 100.000.-/ bulan.  Bekerja untuk pemasaran dengan bank-bank syariah.

Selain itu mungkin  OJK  dan BEI bisa mengangkat duta reksa dana syariah. Sosoknya harus yang matang, tak harus ustads. Yang penting  cukup dikenal, bersih, Islami dan memiliki waktu serta energi untuk melakukan road show yang regular dan high speed.

Ramadhan dan Lebaran Penuh Gaya Bersama Hijabenka


Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons & InvolveAsia X HB & BB. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher berrybenka dan voucher hijabenka disponsori oleh Berrybenka & Hijabenka.

Saya baru pertama kali memasuki toko daring Hijabenka dan Berrybenka, mulut langsung terperangah dan berdecak melihat indahnya produk~produk fashion di sana. Modelnya tidak pasaran dan harganyapun terjangkau. Langsung comot beberapa foto favorite item dan ditaruh dalam album Wishlist yang saya buat di Facebook.

Mukena HB

 

Sepatu HB1

Gamis HB1

Siapa nyana keesokan paginya teman-teman heboh mengirim Personal Massage menanyakan item yang saya gelar itu, ”Elu tuh ye paling pintar bikin gue ngiler. Berapa harganya”

Yang lain menanyakan, ”Itu mukenanya model ponco ya.”

Loh itu kan adanya di album Wishlistku. Not for sale, saya sendiri pingin

“Iya tapi pengin nih, coba beliin buat saya. Nih segera transfer.”Ratu Belanja Online memaksa

Memang sih saya ini terkadang difungsikan sebagai Personnel Buyer dari teman-teman karena dianggap memiliki selera fashionnya yang bagus. Maka demi titah si ratu belanja online, sayapun kembali mengunjungi toko daring Hijabenka. And guess what happen? Barangnya sudah habis. Hanya selang satu hari saja. Sayapun chat dengan CS tapi teteup ga dapat barang karena memang sudah habis. Akhirnya saya melanjutkan berseluncur di Hijabenka menikmati dunia fashion dalam satu genggaman. Mencari koleksi Lebaran? Bisa banget. Tapi jangan lupa Lebaran adalah hari kemenangan. Menang usai menjalankan puasa dan ibadah lain selama sebulan penuh sebelumnya. Nah selama menjalankan puasa itu banyak sekali kegiatan yang dapat kita lakukan, walaupun dikatakan tidurpun juga merupakan ibadah dan mendapatkan pahala. Mending kita berkegiatan yang bermanfaat dan berpahala kan?

Okay kita bikin list kegiatan Ramadhan yang tentunya perlu didukung dengan busana yang sesuai. Jika kita menghadapi pak/bu boss maupun klien selalu berdandan cantik, kenapa saat mengunjungi rumah Allah (masjid) kita malah pake baju sederhana banget. Yuk kita update pakaian biar makin semangat dan khusyuk beribadah.

Mulai dari kegiatan  pertama yang biasanya rutin dilakukan tiap pagi yakni tadarusan (membaca al Quran bersama di masjid). Baju yang paling cocok buat tadarusan adalah baju terusan aneka gamis ini.

Gamis Sauda

Kegiatan kedua adalah kegiatan yang rutin tiap malam dilakukan yakni sholat tarawih. Karena ga mau kebanyakan bawaan maka banyak perempuan datang dari rumah sudah mengenakan mukena. Hampir 30 hari kita shalat tarawih, yuk kita ganti mukena tiap 10 hari sekali. Jadi kita perlu memperbaharui koleksi mukena paling tidak dengan 2 set mukena. Jadi bisa gantian pakai jika salah satu dicuci.

Mukena HB2
Kegiatan ketiga adalah acara buka bersama baik dengan teman atau mengunjungi panti sosial. Jika bukber teman memakai warna-warna cerah maka saat bukber di panti sosial tentunya lebih baik memakai warna yang soft. Tiap koleksi langsung dipadu padan dengan tas tangan dan alas kaki yang sesuai.

Gamis Amara

Gamis HB2

 

Nah sebelum Lebaran bisa jadi kegiatan kita selanjutnya adalah mudik. Pakaian yang simpel dan menyerap keringat tentunya diperlukan dalam mengantisipasi kemacetan akibat membludaknya arus mudik.

 

Gamis HB3

sepatu kedua

tas

Dan terakhir adalah pakaian yang dikenakan saat Lebaran, kita kembali bisa mengenakan Gamis. Jangan lupa membawa mukena cantik saat Sholat Ied.

Gamis Amara

Cukup Memakai Gamis Ramadhan

Mukena Delarosa Type 102

Keren-keren kan? Masih ada bonus kalau belanja di Hijabenka loh.  Belanja minimal Rp. 100.000.- kita sudah bebas ongkos kirim. Ada diskonnya pula, jika pembelanja sampai Rp. 250.000.- akan dapat diskon 15%. Jika pembelanjaan sampai Rp. 500.000.- langsung dapat diskon 25%. Jadi belanja di Hijabenka tuh gak pake mahal ya.

Saat silaturahmi mengunjungi sanak-saudara dan sekalian, kita bisa memakai baju gamis yang sudah dipakai saat Ramadhan.Tuh kan, Ramadhan dan Lebaran jadi penuh gaya bersama Hijabenka

Gamis Sauda

Emak Online #BahagiadiRumah


bahagia

Sepuluh tahun berkarir di suatu bank swasta, pemegang saham baru membeli bank tersebut. Lahirlah sebuah penawaran untuk pensiun dini dengan pesangon yang cukup menggiurkan. Sayapun mengambil paket pensiun dini tersebut karena sudah mengantongi penawaran dari bank lain. Namun usai resmi keluar dari bank tersebut dan menyambangi calon tempat kerja baru, entah kenapa bulu kuduk berdiri sendiri tanpa alasan. Sayapun menganggapnya sebagai pertanda semesta bahwa bekerja full time mungkin bukan pilihan yang tepat. Saya memutuskan untuk mencari pekerjaan partime agar bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.

akulah penjagamu, Nak

Tak terlalu sulit mendapatkan pekerjaan partime di bidang keuangan. Bahkan ternyata pay offnya jauh lebih besar dibandingkan dengan kerja full time di bank. Lebih dari itu rupanya saya memang diarahkan mengawal pertumbuhan  putri tunggal yang ketika itu baru berusia 11 tahun. Masa SD terlewati dengan lancar tapi tidak demikian saat SMP. Beberapa teman yang sudah memiliki anak remaja pernah memberikan tips bahwa usia SMP adalah usia seorang tua menanamkan nilai-nilai pada anaknya. Sebab memasuki usia SMA, seorang anak sudah seperti seekor burung yang mengepakan sayapnya. Belum lagi pengaruh peer group yang dominan. Orangtua menjadi orang kesekian dalam hidup mereka. Tips yang tidak bisa saya abaikan karena anak-anak teman telah tumbuh menjadi remaja yang luar biasa.  Makanya saya lebih intense mendampingi  Ananda. Sesekali saat Ananda hang out dengan temannya di mall, saya mengatur meeting dengan klien di mall yang sama. Sehingga usai mereka jalan-jalan atau nonton bisa gabung dengan saya yang sudah selesai miting dengan klien. Biasanya kami makan bersama di café-café, saya lihat mereka sangat menikmati. Bahkan beberapa sampai mengatakan ingin memiliki mama seperti saya.

Suatu hari keceriaan Ananda surut, dia bahkan minta izin untuk tidak masuk sekolah sebab dia dimusuhi satu sekolah. Sampai terkejut saya mendengarnya, ”Memang semua murid sekolah itu mengenal Nanda?” Nanda sebenarnya sudah berkonsultasi pada guru BP tapi tidak mendapatkan penanganan yg semestinya. Maka saya memutuskan untuk memindahkan sekolah Nanda. Atas keputusan itu barulah saya dan Nanda dipanggil Kepala Sekolah. Ketika mendatangi sekolah itu seluruh siswa dari 3 lantai sampai keluar semua, disitu saya yakin bahwa Nanda mengalami bully yang cukup berat. Rupanya Kepala Sekolah sebenarnya sudah memahami masalah Nanda yang dimusuhi dua sahabatnya. Sahabat yang iri karena Nanda yang sekedar anak angkat mendapatkan limpahan kasih sayang yang luar biasa. Sementara mereka yang orangtuanya lengkap malah kekurangan kasih sayang. Alda yang bertemu ayahnya setahun sekali karena ayahnya Nakhoda, kekurangan perhatian dari ibunya yang disibukan dengan anak bungsunya yang menderita autis. Sementara Nungki malah mengalami nasib yang jauh lebih parah. Nungki nyaris dibunuh ayahnya saat memergoki sang ayah selingkuh. Duh Gusti, pupus sudah amarah dan berganti iba mendengar cerita mereka. Saya setengah yakin bahwa jika masih menjadi orang kantoran, deteksi masalah akan lebih lambat.

Bdua1

Semua kembali berbaikan, kasus selesai walaupun saya masih menyimpan kekesalan pada Kepala Sekolah yang baru bertindak karena khawatir kehilangan tunjangan BOS jika ada anak didiknya yang keluar. Akhirnya Nanda menamatkan pendidikan SMP dan mulai menapaki sekolah kejuruan Multi Media.

Aktif bersama Oldies

Pekerjaan freelance ini benar-benar menempatkan saya pada posisi  kantung aman, hati nyaman. Saya mengusahakan semua tugas kantor bisa selesai dalam tiga hari, sehingga memiliki waktu luang yang cukup banyak. Mulai menghadiri arisan kompleks. Sebelumnya saya hanya menyetor iuran arisan dan mendapatkan hak saya paling akhir karena tidak pernah hadir. Kelompok arisan yang ternyata unik, pesertanya ibu-ibu kompleks seumuran almarhum Ibu . Jadi semacam mengobati rindu akan sosok Ibu yang sudah tiada. Biar sudah oldies, para Ibu ini powerful loh. Mereka punya TK yang megah dan unit simpan pinjam. Mereka juga memberi santunan bagi warga kompleks yang sakit keras.

Let’s Get Online

Selain menikmati suasana oldies, saya juga bersosialisasi kekinian dengan menggeluti dunia blogging dan media sosial FB. Sungguh mengasyikkan bisa menulis macam-macam tanpa ada yang membatasi. Sayapun juga mencoba bergabung dengan grup-grup blogger. Beberapa kali mengikuti kegiatan kopdar serta kompetisi. Wah seru juga memasuki dunia pergaulan yang baru. Hingga suatu hari saya mendapat email yang menyatakan minat suatu penerbit untuk membukukan tulisan-tulisan saya yg ada di blog. Wow ini kejutan menyenangkan sekali.  Singkat kata bukupun terbit, bahkan berlanjut dengan buku-buku lain. Tak disangka profesi sebagai Penulis juga menjadi kekaguman bagi teman-teman Nanda bahkan hingga teman-teman kantornya (saat Nanda sudah bekerja) yang main ke rumah.

Kepalang basah berselancar di dunia medsos, saya mulai mencoba membuka Online Shop Dengan berkonsentrasi pada perkakas rumah tangga dan ternyata banyak yang suka. Ketika saya menjual sprei linen, selain customer perorangan. Bahkan sebuah resort juga memesan sprei untuk kamar-kamarnya.

Let’s Try the Recipes

Menjalankan seabrek kegiatan eh tetap masih banyak waktu, sehingga saya mulai turun ke dapur mencoba resep~resep yang sudah lama dikumpulkan. Mengeksekusi resep favorite (yang ini berasal dari tabloid Nova 2002),memotret hasilnya dan posting di medsos. Tak disangka masakan si pemula ini diapresiasi dan langsung banyak pesanan. Tabloid Nova memang penuh perayaan…..kali ini selain perayaan pada lidah juga perayaan pada kantong. Dirgahayu Novaversary

macaroni

Resep dari Nova 2002

Waktu berjalan terus, Nanda memasuki bangku kuliah dan kami membuat kesepakatan mengenai IPK yang harus dicapai serta masa kuliah yang harus diselesaikannya.Tadinya dia keberatan dengan pengaturan tersebut tapi saya berikan pengertian betapa kerasnya dunia lapangan kerja. Hanya lulusan dengan nilai yang baik yang diterima. Mau tak mau dia mengikuti aturan. Jadilah dia mahasiswa Kupu- Kupu alias Kuliah Pulang Kuliah Pulang.

Kegiatannya selain belajar ya membantu mempersiapkan orderan makanan. Nilai semesteran yang keluar membuat Nanda senang karena dia tidak pernah menyadari bahwa dia mampu mencapai nilai tinggi.

Arista

Nanda dan Lasagna

Get Married

Jika dipikir-pikir sungguh banyak pencapaian yang saya raih dengan bekerja di rumah. Hubungan dengan anakpun menjadi makin erat. Sosialisasi tumbuh penuh dimensi. Aneka sumber penghasilan juga berkembang. Nanda lulus sarjana, saya menikah dengan teman lama yang jumpa kembali melalui media sosial. Nanda menapaki dunia kerja, saya kembali memiliki anak perempuan kecil yang kehilangan sosok ibu kandung selamanya. Tinggal di Rumah ternyata membebaskan langkah dan membuat bahagia di rumah berkelanjutan.

 

Butet1

Berburu Endorsement Butet Kartaredjasa

Surprise Party Seru Bagi ART Kami


Ulang tahun setiap anggota keluarga datang silih berganti namun semua  anggota keluarga  sepakat bahwa surprise party bagi ART kami merupakan perayaan ulang tahun yang paling berkesan. Mungkin ada pembaca yang langsung bereaksi, “Suprise party buat ART?”

Well jika teman memiliki ART yang sudah mengabdi hingga 3 dekade dalam usianya yang ke  69 tahun dimana susah senang bersama, saya yakin pasti teman-teman tidak akan keberatanmelakukan hal yang sama. Tapi fakta ini juga bisa menimbulkan salah paham. Alih-alih dipuji malah bisa-bisa kami dicela, “Apaaaa. di usia 69 tahun masih dijadikan ART?” jeng-jeng.

“Situ lagi bikin perbudakan modern, Ciin?”

Hmm bisa dikatakan kami termasuk keluarga yang memperlakukan ART dengan cukup baik makanya ART kami awet-awet di tengah maraknya gonta-ganti ART di rumah tangga lain. Dulunya mbak Preh tandem bareng mbak Nem yang bekerja di rumah kami  selama 9 tahun sebelum akhirnya menikah. Ketika mbak Preh berusia 65 tahun, kami merubah beberapa sistim di rumah misalnya berlangganan catering untuk makan sehari-hari. Menambah ART  paruh waktu yang bertugas menyapu dan mengepel serta cuci baju dan setrika. Mbak Preh cuma mempersiapkan hidangan di meja serta merapihkan bekas santap. Saya cuma tinggal bertiga dengan Sari (adik) dan tentunya mbak Preh. Dasarnya mbak Preh gak bisa diam, tiap pagi dia menyapu halaman kami  yang cukup luas,  sekitar 400m2. Jadi deh kami dikomentari  orang-orang yang lewat, “Itu majikannya kejam amat ya, nenek-nenek masih disuruh kerja.”

Memang orang yang tak mengerti masalah sering berkomentar keras. Padahal sih ada alasan lain kenapa mbak Preh tetap tinggal di rumah kami. setelah opsi lain pernah kami tawarkan. Di usianya yang makin menua, mbak Preh mulai diserang Osteoporosis. Susah bangkit dari duduk dan jalan tertatih-tatih membuat kami menyarankan mbak Preh untuk memakai tongkat. Mbak Preh yang merasa muda selamanya  dengan tegas menolak. Padahal sering kali saya dan adik harus “memungut” mbak yang tiba-tiba terjatuh. Penjelasan bahwa dengkulnya mengeropos jadi tidak mampu menopang tubuhnya yang gemuk tidak digubrisnya.

“Sebisa mungkin aku gak pakai tongkat deh,” demikian katanya.

suprih (1)

Hal-hal di atas akhirnya membuat saya dan adik berunding serta sepakat untuk menawarkan  ke mbak Preh ketika menginjak usia 65 tahun, “Mbak Preh gimana kalau sekarang pensiun? mbak Preh boleh milih kembali ke Jogja kumpul sama saudara-saudaranya atau tinggal di Panti Jompo. Jangan khawatir nanti kita kasih uang pensiun kalau kembali ke Jogja atau kita bayarin bulanan biaya tinggal di panti jomponya. “

Mbak Preh langsung menolak kedua opsi itu dengan ketakutan.

Sebagai bukti bahwa dia masih layak kerja besoknya dia tambah giat bekerja. Saya mencoba menjelaskan, “Mbak, Panti Jompo sekarang bagus, bersih dan banyak temannya loh. Itu si mbok yang dah berusia 100 tahun, dititipkan ke Panti Jompo sama mas Yudi (atasannya). “

“Jangan khawatir, ntar kita tengok kok,” Saya melanjutkan. Mbak Preh tetap menolak, setelah itu dia beberapa kali curhat ketakutannya ke ART paruh waktu. Sejak itu isu panti jompo tak pernah dibahas lagi.

Nah ketika mbak Preh akan menginjak usia 69 tahun, tiba-tiba timbul ide untuk  memberikan surprise party bagi mbak Preh.  Karena saya harus ke Surabaya jadilah adik dan Mini (ART paruh waktu) yang kasak-kusuk mempersiapkan. Mbak Preh mulai curiga karena seringnya mereka kasak-kusuk. Saya dari jauh memantau perkembangan  termasuk kecurigaan mbak Preh.

H-1 saya menelpon ke rumah dan pas mbak Preh yang mengangkat, “Mbak Preh  jadinya milih yang mana?”. Milih apaan dek, mbak  Preh menjawab.

“Milih panti jomponya. Sari kan dah dapat 3 panti jompo,  mbak Preh tinggal pilih.“ Saya menjelaskan.

Dek kok gitu sih, mbak Preh menjawab dengan lemas. Telpon diberikan pada Sari dan kami cekikikan.

Besoknya saya kembali ke Jakarta dengan pesawat pertama, jadi pk. 07.00 pagi sudah berada di rumah. Pk. 10.00 pagi tumpeng pesanan datang berikut adik dari mbak Preh yang datang bersama anak-anaknya.

Suprih

“Surpriiiiiise mbak Preh…..”, dilanjutkan dengan nyanyian Selamat Ulang Tahun bersama. Semua adik-adik saya datang demikian juga teman-teman mbak Preh se kompleks.

Sebelum tiup lilin, mbak Preh berdoa dengan hidmat. Usai Tiup lilin, mbak Preh mencium kami satu persatu dengan airmata berlinang. Dan mbak Preh akan tetap tinggal bersama kami hingga akhir hayat.

 

 

 

Masakan Yang Mengikat Jiwa


MASAKAN YANG MENGIKAT HATI DAN JIWA

Ucapan George Calamari salah seorang juri dari Master Chef Australia saat menikmati suatu hidangan sungguh mengingatkan pada pengalaman saya dalam berolah rasa. Ketika itu George mengatakan, “Inilah momen ketika masakan tidak saja menjadi makanan. Tapi juga menjadi pengikat hati dan jiwa.”

KISAH MASA LALU

Pada awalnya memasak bukan area keahlian saya. Jika boleh mencari alasannya, salah satunya karena kehadiran mbak Prih – ART yang setia memasak enak di rumah selama 35 tahun. Kelezatan masakan si mbak mampu teman adik di kantor menitipkan sejumlah uang untuk dibuatkan masakan-masakan seperti bekal makan siang adik. Alasan kedua adalah alasan cerdas malas memasak ala almarhum emak saya (jika masih hidup saat ini akan berusia 78 tahun). “Udah ga usah ribet-ribet masak, kasihan nanti yang jualan ga laku kalau semua orang masak. Kalau kita beli masakan orang berarti kita beli makanan enak sekaligus beramal.” Hahahaha, ini yang bikin kita cinta ma emak yang santai dan baik hati.

Saya mulai masuk dapur usai menonton acara memasak Rudi Choiruddin dan mendapatkan informasi mengenai kesaktian dari bawang putih, bawang

cglutendfreed

bombay dan saos tomat. Dengan mengolah bahan-bahan ini dalam waktu yang tepat maka hidangan lezatpun dapat tersaji. Sayapun segera bereksperimen tips tersebut dengan membuat mie telor goreng saos tomat. Perpaduan aroma bawang putih, bawang bombay dan saos tomat mampu membuat mie telor menjadi hidangan sedap yang mengundang selera orang serumah.

Kemampuan memasak saya akan tetap minimalis seperti di atas seandainya saja saya tak memasuki dunia baru bernama Pernikahan.

KISAH MASA KINI

Suatu peristiwa yang tak saya perhitungkan akan terjadi dalam hidup saya. Pernikahan tak pernah ada dalam agenda kehidupan saya. Mungkin aneh bagi sebagian besar orang Indonesia tapi saya benar-benar menikmati hidup saya. Saya tak mengejar titel Nyonya. Makanya kaget sendiri ketika menerima pinangan seorang teman yang berstatus duda (cerai mati) dengan dua anak masih kecil (usia lima tahun dan sepuluh tahun). Sang duda yang mukim di Gresik tidak keberatan jika untuk sementara waktu kami menjalani pernikahan Semi LDR ( Long distance marriage ). Saya akan wara-wiri dua minggu di Gresik dua minggu di Jakarta sembari membenahi pekerjaan supaya bisa segera dialihkan secara permanen ke Gresik. Saat itu kedua anak tinggal bersama neneknya di kota Malang yang sejuk.

Suami bekerja di salah satu pabrik di Gresik dan kami tinggal di kawasan perumahan yang tak jauh dari pabrik. Perumahan yang dilabeli sebagai Real Estate dengan tingkat penghuni yang cukup tinggi memiliki situasi yang berbeda dengan di Jakarta dimana aneka tukang sayur lewat menjajakan dagangannya. Hanya ada satu tukang sayur yang lewat depan rumah kami, sementara itu untuk berbelanja harus keluar kompleks dengan jarak cukup jauh tanpa ketersediaan kendaraan umum atau ojek. Satu-satunya cara adalah dengan kendaraan pribadi tapi suami mengkhawatirkan saya jika membawa kendaraan sendiri keluar kompleks yang jalannya dipadati truk-truk pabrik. Akhirnya saya selalu membuat persediaan sayur, aneka protein seperti daging sapi, ayam, ikan maupun tahu tempe untuk beberapa hari dan menyimpannya di kulkas. Dan kini setiap hari rutin terjun ke dapur. Selain mengandalkan geprekan bawang putih, rajangan bawang Bombay dan saos tomat, bumbu dapur lain macam bawang merah, cabe merah, merica, kemiri mulai dimainkan. Suami selalu pulang saat makan siang menyantap apapun yang saya masak dengan lahap. Pernah stok bahan masakan habis dan tukang sayurpun tak lewat, suami tetap pulang jam makan siang dengan membawa masakan matang yang dibelinya di warung nasi.

unyil1

Saya merasa ini so sweet banget kendatipun dia belum pernah memenuhi kesepakatan awal pernikahan untuk mencuci piring tiap hari. Padahal saya sudah menangani semua urusan domestik lainnya. Setelah memahami bahwa suami ternyata orangnya male chauvinist yang tak akan mengerjakan pekerjaan domestik maka terbersit keinginan untuk ngerjain dia. Dan momen itu terbuka ketika esok adalah jadwal saya kembali ke Jakarta. Maka sehari sebelum berangkat, saya sama sekali tak mencuci perabot dapur dan perabot makan bekas pakai. Ada segunung panci, piring, cangkir maupun sendok garpu. Paginya kami segera berangkat ke bandara dengan mengendarai sepeda motor. Traveling bag diletakan diantara kaki suami, saya menggonceng seraya memeluk erat pinggang suami. Suami menjalankan motornya perlahan di jalan yang masih lengang. Satu tangan kami saling menggenggam, saya merebahkan kepala di punggungnya. “Yang, tadi aku ninggalin Pe eR ya buat kamu. Setumpuk panci dan pirinng kotor belum kucuci.” Suami langsung kesal tapi ketawa dan jadilah sepanjang jalan kami bercanda.

Moment of truth mengenai masakan saya mulai terbuka dan terjadi ketika anak-anak beserta neneknya pindah dari Malang dan bergabung dengan kami. Kami sudah cukup akrab karena tiap kali saya di Gresik, kami selalu menginap di Malang saat weekend. Sembari beberes barang di kamar baru, mertua yang biasa kami Ibuk sibuk bercerita. “Nak, suamimu setiap hari selalu SMS Ibu dan bercerita masakan kamu hari ini. Dia kaget juga ternyata wanita karir sepertimu bisa masak juga. Beberapa masakan seperti daging cincang bumbu pete itu bener-bener bikin dia memuji. Nanti Ibuk dikasih resepnya ya.”

Waduh saya cukup terkejut mendengar kenyataan bahwa suami selalu menilai masakan saya. Saya jadi ingat momen suami pulang ke rumah untuk makan siang dengan muka berkeringat dan harus selalu diingatkan untuk cuci tangan dahulu sebelum makan dengan lahap. Ibuk melanjutkan pembicaraan , “mulai sekarang Ibuk yang masak dan ngurusin pekerjaan rumah tangga ya.” Pembaca pasti jeng, jeng…kebayang cerita sinetron mertua dan menantu berselisih paham. Ini beda banget, Ibuk melanjutkan pembicaraan, “Kamu kan sudah capek-capek bekerja. Kamu ngurusin bocah-bocah aja ya biar kalian makin dekat.” Saya pikir ini arrangement yang tepat dan anak-anak terutama si bungsu langsung dekat sekali dengan saya.

Saya lihat Ibuk memasak dengan cepat dan sedap. Penasaran saya intip kok beliau bisa bekerja demikian effisien. Selain memiliki andalan panci presto yang sebenarnya sederhana karena terbuat dari aluminium dan bukan stainless steel ada juga andalannya yang lain yakni bumbu masak instan. Waduh saya agak cemas sebab setelah bergabung dengan beberapa komunitas hidup sehat, bumbu instan tidak direkomendasikan dipakai apalagi secara rutin. Pada beberapa bumbu dapur segar seperti jahe, kunyit, lada, jintan merupakan bahan alami untuk pengobatan dan hidup sehat. Saya tak ingin Ibuk salah pengertian jika saya menegur langsung maka ketika weekend saya berbelanja ke hypermarket dan menyetok beberapa bahan masakan seperti sayur dan protein. Hingga jadilah hari Minggu itu, saya mulai beraksi dengan geprekan bawang putih, rajangan bawang bombay dan saos tomat untuk membuat puyung hai. Gadis kecil kami berlari keluar kamar menuju dapur, “Mamaaaa, masak opo seh kok baunya enak banget.”

Ibuk menemaninya ke dapur, “Oh masak ala Cina ya Nak. Dulu waktu Ibuk di Taiwan juga sering masak gini.” Yap, Ibuk dulu pernah bekerja di dapur sebuah rumah sakit di Taiwan. Jatah liburnya di hari Minggu masih dipakai untuk jadi tenaga partimer di sebuah resto. Si kecil minta segera dimandikan Ibuk dan setelah dandan cantik dengan bergegas menuntut sepedanya keluar. Aku dan Ibuk saling berpandang heran karena dia malah tidak menyinggung masalah masakan sama sekali. Tak lama kemudian, dia kembali dengan membawa sekitar lima orang temannya, “Ma, teman-temanku mau cobain masakan mama.” Gubraak, enam anak berbau matahari dengan tatapan polosnya masuk dapur. Biasanya si kecil disuapi berarti hari ini saya menyuapi enam anak dari satu piring. Membayangkan bagaimana si kecil dengan bangga bercerita mengenai masakan mamanya ke teman-temannya. Dan mengajak mereka makan di rumah, sungguh mengharukan. Bersyukur sekali hubunganku dengan anak-anak bisa berjalan mulus dan salah satunya disebabkan makanan yang membelai lidah dan kemudian mengikat hati dan jiwa.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.