Tetap Hidup Sehat Bersama Diabetes


Sebuah tidur lelap yang terjaga tengah malam menjadi semacam mimpi buruk bagi saya. Manakala terjaganya itu merupakan serangkaian sakit yang mengantarkan saya menjadi angka satu diantara 10 penduduk dunia yang menderita Diabetes Mellitus. Sebuah perbandingan yang dilansir oleh World Health Organization 2014.

Saya masih ingat sekali saat saya terjaga malam itu dan bermaksud beranjak dari tempat tidur, saya terlempar kembali ke tempat tidur. Berusaha bangun, terlempar kembali demikian berkali-kali dalam kegelapan. Saya akhirnya pasrah terbaring sembari menjerit berusaha memanggil anggota keluarga yang masih terlelap di kamar masing-masing. Satu-satunya yang terbangun, anak saya malah mengira itu suara jurit tengah malah dan melanjutkan tidur dengan ketakutan.

mirror

Sumber: Mirror

Akhirnya saya melanjutkan tidur hingga terjaga kembali waktu Subuh. Bisa bangkit dari tempat tidur namun langsung muntah mengeluarkan cairan warna hitam. Saya masih sempat jalan pagi sebelum menuju suatu Rumah Sakit. Hari itu hari Sabtu jadi langsung ditangani pihak Unit Gawat Darurat. Semua diperiksa hingga mereka menemukan kadar gula dan tensi yang tinggi. 400 dan 180. Saya sendiri sangat terkejut dengan fakta itu mengingat 2 tahun saat General Check Up, semua indikator kesehatan dalam keadaan sempurna.

Dokter masih memasangkan alat untuk memeriksa fungsi jantung. “Untung tidak sampai menyerang jantung, bu,” demikian dokter menerangkan usai membaca data. Para petugas medis memasang infus, “kita tunggu sampai habis bu. Jika setelah infus habis, kadar gula dan tensi turun maka ibu bisa pulang. Jika tidak berarti ibu langsung rawat inap ya.” Satu botol infus habis dan indikator tidak berubah. Langsung masuk rawat inap, tiga botol infus sekaligus disematkan. RS memberi info mengenai isi dan harga dari masing-masing infus. Saya terbaring sendiri di kamar yang sebenarnya tak kalah nyaman dengan hotel. Anak dan temannya menawarkan untuk menemani namun saya menolak. Saya ingin menikmati senyap sembari memikirkan yang terjadi pada diri sendiri. Sekalinya menyalakan televisi malah mendapatkan tayangan tentang Meutia Kasim pasca serangan stroke yang dialaminya. Meutia Kasim yang biasa sibuk jadi frustasi karena pikirannya yang aktif dan kreatif terjebak dalam tubuh lemah tanpa daya. Sungguh saya ngeri membayangkan jika mengalami kondisi yang sama. Apalagi bolak-balik tak bisa bangun tempo hari ternyata disebabkan Vertigo yang timbul karena tingginya tekanan darah serta kadar gula. Sebelumnya saya tidak pernah menderita Vertigo.

naturalnews

sumber: naturalnews

Jangan salah diabetes itu seperti permainan bowling strike yang gelindingan bolanya menyerang kemana-mana. Diabetes akan menyerang aneka organ tubuh yang vital. Makanya pasca keluar dari RS (hari Selasa), saya berusaha patuh pada petunjuk dokter. Perlu beberapa kali eksperimen dari pak dokter hingga menemukan obat yang cocok. Saya juga mempelajari diabetes lebih jauh dimana diabetes terjadi karena sel-sel dalam tubuh manusia membutuhkan energi dari gula (glukosa) untuk bisa berfungsi dengan normal. Yang biasanya mengendalikan gula dalam darah adalah hormon insulin. Insulin membantu sel mengambil dan menggunakan glukosa dari aliran darah. Jika tubuh kekurangan insulin yang relatif, artinya kadar gula darah sangat banyak akibat asupan berlebihan sehingga kadar insulin tampak berkurang; atau muncul resistensi terhadap insulin pada sel-sel tubuh, kadar gula (glukosa) darah akan meningkat drastis. Inilah yang memicu dan menjadi penyebab penyakit diabetes (diabetes melitus).

Diabetes tipe 2 biasanya terjadi pada orang-orang yang memiliki berat badan berlebih dan kurang gerak fisik. Pola hidup yang tidak aktif banyak memicu terjadinya penyakit ini. Itulah sebabnya diabetes tipe 2 sejak dahulu biasa ditemukan pada orang-orang dewasa. That’s it. Saya termasuk yang kurang gerak fisiknya. Saya terbiasa melakukan aktifitas di muka layar laptop hingga pk 3 malam. Aktifitas fisik yang massive nyaris tak pernah. Jadilah tabungan kebiasaan tak sehat mengantarkan ke kamar di RS. General check up dijadwalkan 6 bulan sekali. Hingga suatu hari dokter kelihatan kesal melihat hasil check up saya padahal semua indikator dalam rentang normal.

“Mbak, sekilas semua kelihatan normal tapi satu angka HBIAC ini menunjukkan sebuah fakta yang lain. Dokter lain mungkin tidak berani mengatakannya. Tapi demi kebaikanmu, saya akan mengatakannya, “ jawabannya membuat saya berdebar ketakutan. Apa penyakit saya bertambah lagi?

“Umumnya seminggu bahkan dua minggu sebelum kontrol rutin seperti ini, pasien akan memperbaiki perilaku kesehatannya bahkan kalau perlu menambah dosis obatnya supaya hasil labnya bagus. Hasil ini jelas menunjukan bahwa kondisi bagus anda tuh tidak dicapai dalam jeda waktu yang lama. Parameter HbAIC ini yang membuktikan. Rentang normalnya antara 5 – 7 sementara milik anda, mbaaak 8.” Demikian dr internist itu menjelaskan panjang lebar.

Penjelasan yang bikin “sakitnya tuh di sini” karena buat apa saya merekayasa kesehatan saya sendiri. Saya tidak perlu mempertanggungjawabkan hasil lab saya ke siapapun kecuali ke diri sendiri. Tapi saya berpikir keras dan mencoba mencari jawaban atas penjelasan dokter Haris. Akhirnya teringat aktivitas bersama suami selama sekitar 10 hari sebelumnya di Jogjakarta.

“Dook, saya mana mungkin merekayasa seperti itu. Kan saya berkepentingan pada kesehatan sendiri. Saya ingat waktu mudik ke Jogja tuh tiap hari travelling bareng suami dengan jalan kaki. Kami menginap di hotel dekat stasiun Tugu dan sarapan pagi selalu ke pasar Beringharjo. Jalan kaki ke sana tuh nyaris satu kilometer sendiri. Sarapan pagi favorite kami pecel Beringharjo. “ demikian saya menjelaskan dengan bersemangat dan menceritakan tentang pecel Jogja dan liburan kami di Jogja.

solopos

Sumber: Solopos

“Pecel Jogja tuh beda dengan gado-gado Jakarta,dok. Kalau gado-gado Jakarta kebanyakan terdiri dari sayuran yang direbus cukup lama maka sayuran di pecel Jogja sepertinya direbus sebentar jadi terasa masih crunchy. Sayurannyapun lebih beraneka ragam dan berwarna. Ada wortel dan warna oranyenya jelas sangat menggoda. Ada bunga papaya yang putih cantik tetapi rasanya pahit. Belum lagi ada daun kenikir, kecipir dan daun singkong. Tatanannya menggunung benar-benar mengundang selera Saya ingat selama di sana kami tidak pernah ngemil. Makan lebih sering dua kali dalam sehari daripada tiga kali sehari,” lanjut saya.

Dokter menyimak penjelasan saya dan akhirnya menyimpulkan, “Nah mbak dah membuktikan sendiri. Perbanyak konsumsi serat seperti dalam sayuran itu. Juga perbanyak bergerak, tak perlu ke gym segala. Buktinya dengan jalan kaki juga sudah banyak kemajuan kan? Sekarang mau saya kasih tahu kuncinya untuk menurunkan kadar gula darahnya?”

“Gimana dokter?,”  saya turut bersemangat.

“Satu jam setelah makan, entah saat makan pagi – siang – atau malam langsung jalan kaki cukup 30 sampai 50 menit,” beliau menjelaskan.

Demikianlah saya mulai disiplin menjalankan sarannya. Sampai dokter mengatakan, “Seandainya semua pasien saya menjaga kesehatan seperti mbak.”

Namun ketika kami pindah ke Jawa Timur mulailah ritme makan berantakan lagi. Hingga akhirnya berat badan naik lagi dan pastinya kadar gula darah tidak stabil. Seorang diabetesi memang harus berjuang sepanjang hidupnya dalam menjaga kesehatannya.

Gula darah yang tinggi merupakan persoalan serius yang dapat menimbulkan beragam problem kesehatan. Di samping itu diabetes juga membawa berbagai persoalan kesehatan yang bisa melahirkan komplikasi diabetes yang bisa terjadi :

  1. Masalah saraf (neuropati), menyebabkan rasa seperti ditusuk-tusuk pada ujung kaki dan tangan,
  2. Penyakit ginjal (nefropati) yang pada tahap akhir bisa menyebabkan gagal ginjal,
  3. Penyakit kardiovaskular yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke,
  4. Masalah pada mata yang dapat menyebabkan retinopsti (glaukoma) dan katarak premature,
  5. Luka di bagian kaki hingga menyebabkan gangren
  6.  Penuaan dini.

Siapa yang tidak takut mendapatkan “ancaman” akan sederet penyakit mematikan itu.

Anehnya biarpun penderita penyakit diabetes makin meningkat dari tahun ke tahun tapi kesadaran untuk memeriksakan diri ataupun menjaga asupan makan (hanya 20% mengkonsumsi makanan sehat) dan meningkatkan aktifitas fisik masih sangat kurang. Sehingga RSCM menengarai bahwa pasien-pasien yang datang berobat, ada 9.2% yang ternyata menderita diabetes dimana 33.9% dari jumlah itu diperlakukan dengan ukus kaki diabetik dan gangren. Padahal Diabetes dan 2 penyakit mematikan lainnya yakni jantung dan penyakit pernapasan dapat dicegah. Makanya Sun Life konsisten dalam gerakan mencegah Diabetes di Indonesia dan sebenarnya juga di dunia.

okezone.jpg

Sumber: Okezone

Selain dengan membangun awareness melalui gerakan Jakarta Diabetes Walk November 2015 lalu. Sun Life bekerjasama dengan RSCM membuat Poliklinik (uji joba) Edukasi Dianetes Melitus Terpadu  dengan harapan ini akan membangun kesadaran pada masyarakat bahwa mencegah lebih baik dari mengobati. Poliklinik ini dilengkapi dengan ruang diskusi berkelompok, ruang konsultasi gizi, fasilitas perawatan pasien dan ruang konsultasi DM.

“Kami menyambut siapapun untuk mengunjungi Poliklinik Edukasi Diabetes Melitus Terpadu untuk mengetahui informasi seputar DM secara mendalam,” ujar Elin Waty, Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia.

 

Ketika Anak Di Bawah Umur Jadi Pahlawan Keluarganya


tes dulu lah

Henry Setiawan – Sarjana Tehnik Robotik yang Memilih Jadi Petani


Indonesia menghadapi ancaman kehilangan petani akibat kurangnya minat generasi muda untuk mengembangkan sektor pertanian, hal ini dinyatakan oleh petinggi dari Kementerian Pertanian ( Kompas, 10 Agustus 2016 ). Tak bisa dipungkiri kerja keras sementara pay off yang kurang menantang membuat generasi muda lebih memilih jadi buruh pabrik. Selain ancaman kekurangan tenaga, petani juga menghadapi masalah dengan membanjirnya produk pertanian impor. Bayangkan untuk garam saja Pemerintah harus mengimpor  1.04 juta ton garam senilai  US$  46.6 juta. Untuk kedelai yang merupakan bahan baku tempe dan tahu US$ 719.8 juta. US$ 97.8 juta untuk beras. Belum lagi impor biji gandum berikut mesinnya, gula pasir dan gula tebu dan masih banyak lagi. Dunia pertanian di mata warga Indonesia sungguh tidak menantang padahal jika dilihat angka impor yang begitu tinggi sebenarnya hal tersebut menandakan betapa prospektifnya dunia pertanian.

Petani juga sangat membutuhkan modal dan seharusnya Pemerintah terutama Pemerintah Daerah bisa memfasilitasi hal ini sebab ada anggaran pembangunan dan belanja daerah yang masih mengendap (belum dipergunakan) ada sebesar Rp. 238,8 trilyun.

Sungguh sangat disayangkan padahal bagi saya pribadi menjadi petani adalah impian lama yang bahkan telah dituliskan dalam profile di blog pribadi sejak 2010 lalu. Kenyataannya, saya adalah profesional di bidang keuangan yang mukim di Jakarta. Mimpi yang jauh panggang dari api ini menemukan jalan ketika menerima pinangan seorang lelaki yang mukim di Jawa Timur. Yang tempat tinggalnya masih nempel dengan sawah berhektar-hektar. Sayapun merapat ke  Kompasianer dan Fesbuker yang mukim di Jawa Timur.  Kabar baik segera datang saat  Agung Triatmoko yang memperkenalkan saya dengan Henry Setiawan ketika saya mencari mentor yang mumpuni soal budidaya cabe. Kami bertiga sempat chat panjang-lebar soal budi daya cabe melalui Facebook. Henry Setiawan (selanjutnya disebut Henry) tidak segan-segan membagikan ilmu bertanam cabe dan ini malah membuat saya ingin berjumpa langsung dengannya.

Henry6

Sosok Henry Setiawan adalah sosok penggiat pertanian di wilayah Ponorogo khususnya di desa Karanglo Lor, kecamatan Sukorejo. Dia bersama komunitasnya menjadi inspirasi bagi para petani di daerahnya karena melakukan inovasi pertanian yang bisa dijadikan inovasi daerah tapi juga menjadi tempat saya banyak belajar mengenai pertanian.

Jadilah hari itu saya dan suami meluncur dari rumah kami di Gresik menuju Ponorogo. Perjalanan memakan waktu lebih dari empat jam dan begitu memasuki kota Ponorogo, kami kehilangan orientasi hingga saya segera menelpon Henry yang terkejut mengetahui saya telah tiba di kotanya, “Serius mbak, sampeyan benar-benar mau belajar bertanam cabe.” Lah serius dong mas, buat apa jalan jauh-jauh kemari, demikian saya jawab. Diapun bergegas menjemput kami dan mengajak ke rumahnya sebelum kami meninjau lapangan.

Rumahnya menyatu dengan warnet berisi 12 PC (personal computer) yang ramai dikunjungi anak-anak serta remaja putri yang diantar bahkan ditunggui ayah mereka. “Sebenarnya penghasilan warnet ini hanya cukup untuk menutup biaya operasional warnet saja tapi orangtua saya dan orangtua pelanggan keberatan kalau saya tutup. Soalnya warnet ini sudah saya protect dari situs-situs porno dan jam operasionalnyapun dibatasi hingga pukul 9 malam. Jadi para orangtua pelanggan merasa aman jika anaknya mengakses internet dari tempat ini,” demikian penjelasan Henry.

Kami duduk-duduk di amben depan warnet ditemani angin nan semilir sembari menikmati kopi hangat yang disajikan isterinya. Henry sedikit menceritakan latar belakang hidupnya yang sebenarnya sudah diceritakan juga oleh mas Agung Triatmoko. Henry Setiawan adalah Sarjana Tehnik Robotik dari suatu Universitas di Malang. Cukup sulit bagi Henry untuk mencari pekerjaan di Indonesia sesuai bidang pendidikannya. Hingga akhirnya dia terdampar di suatu perusahaan industri di Korea. Tidak butuh waktu lama bagi Henry untuk mencapai posisi orang kedua setelah owner dari perusahaan tersebut. Dan ini ternyata membuat iri teman-temannya yang warga asli Korea. Dilain pihak, owner meminta komitmen jangka panjang Henry hingga  menawarkan rumah besar, mobil mewah dan bahkan seorang isteri – wanita Korea. Henry bisa memastikan bahwa hal ini akan meningkat rasa iri teman-teman Koreanya. Maka akhirnya Henry memutuskan untuk pulang ke kampung asalnya, Ponorogo.

Awalnya Henry memutuskan untuk menjalankan bisnis memasok komputer dan jaringannya ke kantor-kantor swasta dan Pemerintahan. Lagi-lagi Henry harus berhadapan dengan suasana sikut-menyikut dan kali ini lebih keras. Maka akhirnya Henry memutuskan untuk berhenti dari bisnis itu dan menjadi Petani.

Suatu profesi yang dekat dengan alam dan minus rasa persaingan tak sehat, “Sesama petani adalah saudara mbak. Sungguh saya merasa damai ketika pagi dan sore berada di sawah. Akhrinya saya merasa tertantang untuk mengembangkan pertanian yang ramah dengan lingkungan tapi bisa mensejahterakan petani.”

Henry

 

Saya tertarik dengan kata-katanya dan menyimak lebih jauh ajakannya ke lapangan, “Mbak, kita langsung lihat lahan yang gagal panen dulu ya. Biar dikasih lihat yang pahit-pahit dulu biar sampeyan dari awal menyimak proses dengan baik.”

Demikianlah dalam waktu singkat kami segera sampai ke hamparan sawah nan luas dengan berbagai jenis tanaman. Menyusuri tegalan, akhirnya sampailah di lokasi tanaman cabe seluas 1000m2 yang sudah tinggi tapi meranggas kering. Sebelumnya Henry menjelaskan bahwa awalnya tanah tidak mengandung cacing saking tebalnya kandungan pestisida. Padahal kehadiran cacing diperlukan demi kebaikan tanah itu sendiri. Maka sebelum ditanami, Henry mengolah dan menyehatkan tanah itu.

Henry3

“Tanaman cabenya mati total. Ini mini lab kami – semacam tempat eksperimen. Selama ini kan memang rumusan dalam menanam cabe tidak boleh memakai air sungai. Nah kita mencoba melawa rumusan itu. Sebelumnya kita melakukan test laboratorium akan kandungan air sungai dan menemukan virus di air sungai yang mematikan tanaman cabe.  Prinsipnya adalah  mengadu bakteri milik kita dengan virus tersebut. Hasilnya ya begini.”

Waduh sayang ya mas, saya sedikit menyesal.

Henry7

“Ya harus dicoba. Kalau enggak gini kan kita gak tau sampai segimana batasnya. Berarti formula kita masih salah.” Henry menunjukan lahan lain yang ditanami aneka palawija subur. Setelah itu Henry mengajak kami kembali ke rumah dan menunjukan sebuah botol berisi formula pengoptimalan kerja dari phosphat dalam pengambilan air dari tanah. Ini merupakan suatu percobaan lain dengan tujuan agar nantinya tanaman bisa hidup tanpa pengairan saat musim kemarau. Henry Setiawan banyak berkonsultasi dengan seorang professor di IPB.

Henry4

Henry5

Pulang dibekali Pupuk Alam

Kamipun pulang kembali ke Gresik dan mulai mewujudkan mimpi bertanam cabe. Kami masih saling berhubungan terutama melalui Facebook. Hingga suatu hari saya mengupload link tulisan saya di suatu microsite harian Bisnis. Artikel tersebut berisi keprihatinan akan kondisi tanah yang gersang karena kemarau panjang serta polusi akibat sangat bersinggungan dengan pabrik-pabrik. Begitu gersangnya hingga petani gagal panen dan sampai mengais tempat sampah saya serta mengambil bungkusan nasi basi tiga hari. Henry langsung menawarkan formula percobaannya yang bisa menyuburkan tanah pertanian kembali.

“Tapi ini rahasia ya. Yang boleh meracik ya sampeyan kalau enggak ya petani bersangkutan. Jangan sampai tersebar ke orang lain karena jika dikomersiilkan bisa laku Rp. 55.9 ribu/ liter, “ demikian dia mewanti-wanti.

Demikianlah saya sempat mencoba formula tersebut bersama petani yang mau. Tidak banyak yang mau karena saat itu banyak industri berminat membeli sawah untuk membuka pabrik di Gresik.

Henry Setiawan dan komunitasnya yang tidak saja terdiri dari para petani tradisional juga ada petani yang berasal dari dokter, ahli kimia bahkan dukun mendedikasi tenaga, pikiran bahkan dana untuk memajukan pertanian. Saya cermati mereka memiliki benang merah  dalam mendasari kegiatannya yakni bersahabat dengan alam, kembali ke tradisi tapi tetap modern dalam bertindak serta berupaya menekan biaya dan mendapatkan hasil optimal.

Dia sangat prihatin dengan fenomena boomingnya organik dan dibawa para makelar pertanian ke desa. Mereka minta petani bikin jahe organik di polibag, konon hasilnya bisa 20-25 kg. Ternyata setelah dipraktekan hanya menghasilkan 0.5 kg jahe saja. Ini bisa terjadi karena para petani sendiri tidak paham masalah mikroba. Padahal tanaman selalu membutuhkan enzym hasil pencernaan mikroba. Adalah penting petani memahami fungsi mikroba, pupuk organik maupun pupuk kimiawi.  Petani bingung dengan banyaknya merek dan variasi harga pupuk kimiawi di pasaran. Merek A harga Rp. 70 ribu, merek B harga Rp. 90 ribu. Padahal ada merek C dengan kandungan urea dan ponska cuma Rp. 9 ribu.

Demikian juga dalam mengatasi jamur pada tanaman. Dengan mengembalikan rumusan asam melawan basa, kita bisa mematikan jamur dengan memakai asam bikarbonat karena asam bikarbonat  akan menjadi jamur pantogen yang memakan jamur-jamur yang merugikan tanaman. Dan tau engga sih mbak yang namanya asama bikarbonat itu adalah soda kue. Harganya Rp. 3 ribu saja.

Kita juga harus mengatasi kendala makin jarangnya tenaga yang mau berkutat di bidang pertanian. Makanya kita mengoptimalkan mesin-mesin pertanian. Contohnya dengan membuat mesin tabela, mesin membersihkan rumput/ Semuanya demi efisiensi kerja.

Hal krusial lainnya adalah output dalam hal ini uang hasil penjualan. Ketika petani sibuk berkutat dengan pupuk, berupaya agar daun padi bagus. Pedagang (tengkulak) padi hanya butuh berat padi. Maka Henry dan teman-teman fokus juga ke pasca panen.  Padi dijadikan beras, dikemas dan diberi label beras sehat non pestisida kimia. Sewaktu petani menjual padi hanya mendapat Rp.4.5 juta hingga Rp. 5.5 juta tapi kalau beras dikemas rapih, petani mendapat Rp. 11 juta.  Dengan barang yang sama, hasil berbeda jauh mbak.

Demikianlah Henry berkutat mengeksplorasi upaya-upaya agar pertanian dan alam selaras menghasilkan harmoni indah bagi petani. Di awal saya bertani mbak, ada seorang petugas penyuluh pertanian nasional yang menasehati hal ini. Cintailah alam, bergaulah dengannya, sapa dan ajak omong mereka. Mintalah agar bersahabat denganmu. Henry melakukannya, tiap kali ke sawah selain melakukan aktivitas rutin bertani. Dia juga mengajak berbicara tanamannya. Dia menyapa para hama dan meminta agar mereka berwelas asih kepadanya. “Bener aja mbak, waktu ada hama yang menghajar pertanian Ponorogo. Saya masih disisakan yang mencukupi untuk makan sekeluarga.” katanya.

Henry2

Sawah Impian Saya…..Kata mas Henry sih mahal nih pembuatannya

Beneran mas? Saya jadi takjub.

Kita ini lucu ya mbak, sok-sok modern membunuh hama pakai pestisida. Padahal nenek moyang kita punya tradisi yang beda. Jaman mbah kita dulu, umur padi sekitar 5-6 bulan dan hanya menggunakan pupuk kandang. Saat umur 35 hari diberi sesajen tiap pojok dan aman dari serangan apapun. Pengendalian hama hanya dengan selamatan dan semua sukses. Beda dengan padi hybrida sekarang. Makanya kita juga meneliti memakai sarana laboratorium untuk melihat kandungan mikroba dan pestisida nabati alami pada sesajen itu.

Sayapun bangga mendengarnya. Jika ada petani dan komunitas seperti itu. Pasti pertanian untuk Indonesia bisa semakin maju.

Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahkuhttps://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku

Bakso di Malang Memang Top Markotop


Pesawat Citilink yang saya tumpangi dari Jakarta mendarat mulus di bandara Juanda. Saya membeli tiket pesawat langsung melalui websitenya.Sementara itu keluarga sudah menanti di luar area kedatangan bandara.

Dua minggu lalu sebuah urusan  membuat saya kembali ke Jakarta. makanya pas kembali ke Jawa Timur langsung ingin melanjutkan dengan jelajah Jawa Timur, kali ini ke Malang. Sudah 3 tahun ini kami  tinggal di  Gresik setelah hijrah dari Jakarta yang sudah bertahun kami tinggali. Begitu mukim di Gresik, kami sekeluarga seperti terjangkit penyakit excitement dan tidak pernah melewatkan waktu 2 hari libur kerja  ayah dalam seminggu untuk menjelajah kota-kota di Jawa Timur.

Perjalanan dari satu kota ke kota lain di Jawa Timur membuat saya menemukan fakta menarik bahwa biarpun banyak kuliner khas  tapi bakso selalu hadir di tiap kota. Dan tidak seperti di Jakarta yang baksonya bisa jadi penuh campuran terigu dan tapioka. Bakso di Jawa Timur berasa banget dagingnya…gurih dan yummy. Bukan saja karena campuran baksonya yang top markotop tapi kuahnya juga ngaldu banget penuh dengan tulang bersumsum dan daging tetelan. Bahkan di pelosok kampung nan sepipun, baksonya memiliki kualitas yang syedaap.

Bakso 1

Nah jadwal kunjungan ke Malangpun bukan hanya menikmati aneka tempat wisata serta sejuknya kota Malang Tapi sudah dijadwalkan untuk berburu kuliner baksa.

Kepiawaian olah rasa para juru masak bakso di Malang membuatnya  sukses merambah kota-kota besar Indonesia. Outlet restaurant Bakso Kota Cak Man yang asli Malang ini bertebaran di Jakarta. Sementara Bakso Malang Karapitan yang outletnya juga bertaburan di Jakarta biarpun dimiliki warga  Bandung – tetap dengan cita rasa Malang yang kental. Tidak hanya kelas restaurant, gerobak-gerobak menjajakan Bakwan Malang banyak mewarnai jajanan kaki lima di beragam kota termasuk Jakarta. Bakso atau Bakwan nih? Saya semula juga sedikit bingung kenapa ada dua istilah ini padahal barangnya sama. Ternyata berawal dari pengertian Bakso itu bahan utamanya daging babi maka menyesuaikan dengan ketentuan agama Islam, daging babi diganti daging sapi dan terlahirlah nama Bakwan Malang. Namun di Malang sendiri, saya lihat penggunaan nama Bakso lebih dominan dan umumnya memakai daging sapi. Beberapa tayangan wisata kuliner pada waktu yang nyaris sama mengunjungi Malang dan bakso President selalu menjadi tempat yang dikunjungi dan mendapat pujian. Bakso President sendiri berawal dari tahun 1977 saat Abah Sugito menjual bakso dengan gerobak keliling. Setelah berkembang menjadi resto bakso, nama Bakso President tetap dipertahankan dan makin berkibar hingga saat ini. Konon Bakso President merupakan satu-satunya resto bakso yang masuk dalam Google Map, Indonesia Travel.

Bakso2

Kami tidak mampir ke bakso President karena kami bukan penikmat kuliner mainstream #halah. Kali ini kami mengunjungi bakso di muka SMP 9 Malang. Tempatnya bersih dan cukup luas biarpun hanya berupa warung tenda. Sistim pelayanannyapun unik karena memakai sistim self service.Tiap pembeli bebas memilih dan mengisi mangkuknya sendiri. Saat itu warung lengang karena jam pelajaran sekolah sedang berjalan. Saya jadi membayang bagaimana suasana warung bakso saat waktu istirahat belajar tiba, apakah para pelajar itu akan berebutan dan bagaimana juga dengan sistim pembayaran ala pengakuan dosa, apakah efektif berjalan di sana?

bakso5

Cuaca yang panas waktu itu membuat saya tidak tertarik untuk menyantap makanan berkuah panas. Ayah mengisi mangkuk baksonya dan dengan semangat menyantapnya tidak perduli keringat menetes.

bakso6
Dia kemudian menyarankan saya untuk mencoba Bakso Bakar. Ternyata di balik tenda warung bakso itu ada kegiatan membakar bakso yang menarik. Bakso telah rapi tersusun dalam tusukan panjang, satu tusuk muat nyaris 20 bakso. Kita tinggal memesan berapa jumlah bakso yang ingin kita santap. Usai dibakar sembari diolesi bumbu kecap, bakso dilepas dari tusukannya dan disusun dalam mangkok serta ditaburi bawang goreng. Rasanya tidak kalah maknyus dengan bakso resto.

Jika menghitung bahwa Ayah sudah lulus SMP sekitar25 tahun silam maka berarti warung ini juga sudah lama berdiri. Apalagi menurut ayah sudah sering jajan bakso ini sejak masih kecil dan belum masuk SMP 9 tersebut. Ayah berbincang akrab dengan pemilik warung yang ternyata sudah mencapai generasi ketiga ( cucu ). Keluarga besar mereka memiliki beberapa warung bakso lain di lokasi berbeda.

Berani jujur, ternyata tetap untung.



7 Alasan Pilih Hunian di Puja Prajawangsa Apartment


Sebagaimana disebutkan dalam teori hirarki kebutuhan oleh Abraham Maslow maka tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar manusia seperti juga makan dan minum. Kebutuhan itu disebut sebagai kebutuhan fisiologi.

abraham

Ternyata kebutuhan tersebut tidak terlalu sulit dipenuhi di Jakarta bagi yang ingin tinggal di tempat nyaman tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Yang jelas masih di Jakarta dan dekat dengan tempat kerja.

Tidak percaya?

Tengoklah aneka kost-kostan,  maupun petakan kontrakan yang bertebaran di Jakarta. Saya yang tinggal di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan menemukan beragam kost-kostan dari yang Rp. 500 ribu/ bulan sudah ada kamar mandi dalam ( Ini sangat murah makanya anak-anak kost tidak ada yang pindah. Malah yang sedang tugas ke Luar Negeri rela membayar biaya kost satu tahun agar kelak saat kembali masih bisa masuk ke kamar kostnya ). Ada juga kost-kostan seharga Rp. 3jutaan/bulan lebih yang sudah membuat penyewa super duper nyaman. Bahkan ada beberapa artis yang menyewa di situ karena  dekat dengan Musica Studio  sebuah studio rekaman terkemuka. Atau yang lebih murah lagi adalah di Pondok Mertua Indah.  Kompleks perumahan yang saya tinggali ada kompleks perumahan lawas dengan jatah tanah/ rumah antara 400-800 m2 sehingga banyak rumah berisi 3 generasi. Kakek  nenek, ayah ibu hingga cucu. Ada loh satu rumah diisi 6 Kepala Keluarga.

Kenyamanan tempat tinggal semacam ini membuat warga Jakarta yang termasuk kelas menengah  terlena hingga lupa mengupayakan kepemilikan propertinya sendiri dan ternyata cukup besar jumlahnya. Lima puluh persen alias separuh dari warga kelas menengah ternyata belum punya rumah.  Banyak bangetkan?

Mereka lebih memilih untuk memilik gadget paling mutakhir, barang-barang branded, membayar keanggotaan gym yang mahal padahal jarang dipakai. Belum lagi acara hangout di café yang bisa menghabiskan ratusan ribu sekali nongkrong. Daaan yang paling fatal adalah keputusan untuk memiliki kendaraan baru  sebelum memiliki rumah. Padahal berbeda dengan nilai property yang makin lama makin naik, nilai mobil makin lama makin turun akibat penyusutan. Will Smith pernah mengatakan, “Kita membeli barang yang tidak kita suka, semata untuk membuat orang lain yang tidak kita kenal terkesan.” Lebih jauh lagi Safir Senduk – pakar financial planning menjelaskan lebih jauh bahwa sebenarnya hanya orang-orang dengan profesi tertentu misalnya sales people yang memerlukan mobil untuk menunjang aktifitasnya yang mobile. Sementara yang lain bisa mempergunakan alat transportasi umum seperti commuter line, busway,  taksi dan ojek. Jadi mari kita mulai merencanakan untuk membeli hunian di Jakarta. Sanggup enggak ya? Sembari melirik pada saldo rekening bank.

Saat ini Synthesis Development sedang membangun Apartemen di Jakarta Timur tepatnya di kawasan Cijantung.  Paling tidak ada 7 ( tujuh ) alasan  untuk membeli apartemen Synthesis Development yang diberi nama Pusaka Prajawangsa ini.

  1. Lokasi di Jakarta, Bukan Nempel Jakarta ya

Siapapun sudah paham bahwa jika ingin membeli properti  maka lokasi harus menjadi pertimbangan pertama dan utama.  Apartemen ini berlokasi Jakarta dan pastinya memudahkan kita mencapai tempat kerja, tempat-tempat pertemuan dengan relasi. Mencari sekolah favorite, fasilitas Rumah Sakit di sekitar, Mall dan Pasar yang cukup besar.  Ternyata Apartemen ini berdekatan dengan Mall Cijantung, tidak terlalu jauh dengan pasar induk  Kramat Jati. Ada lebih dari 10 Rumah Sakit sekitar Jakarta Timur.  Dan karena letaknya dekat dengan  Jakarta Outer Ring Road, soal jangkauan tidak masalah. Dengan mudah kita bisa meluncur ke Pondok Indah – BSD melalui JORR.

peta prajawangsa

 

      2. Harga Terjangkau

Tadinya kawasan selatan merupakan kawasan unggulan untuk apartemen, apa daya harga tanah sudah membumbung tinggi. Pernah lihat apartemen di Bintaro dengan kualitas yang sama dengan Prajawangsa City, tapi soal harga  sudah nyundul hampir dua kali lipat. Makanya tak heran developer banyak bergeser ke kawasan Timur yang masih miring harganya. Sebelumnya saya sudah melihat proyek apartemen dari developer lain yang berada di kawasan Cibubur yang ditawarkan dengan harga tak jauh dari harga apartemen Pusaka Prajawangsa. Padahal memikirkan jarak tempuh dan akses ke Jakarta dari lokasi itu sudah cukup memusingkan. Bedalah dengan Pusaka Prajawangsa yang terletak di Cijantung. Jadi menurut saya sih harga mulai dari Rp. 400 juta yang ditawarkan Pusaka Prajawangsa masuk akal

        3. Pembayaran Fleksible

Selain pembayaran secara cash keras yang pastinya akan diterima dengan senang hati oleh developer manapun masih ada beberapa program cicilan langsung ke developer. Misalnya dengan sistim cash bertahap 12 kali maupun 36 kali bayar, DP 20% bisa dicic1l 4 kali.

Tentunya besarnya pembayaran juga tergantung tipe mana yang kita pilih. Pusaka Prajawangsa menyediakan 3 tipe apartemen, dari tipe Studio, tipe  2 kamar hingga tipe 3 kamar. Pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan

3bedroom

Enter a caption

 

Kira-kira  apa mungkin dibuat cash bertahap 60 kali?

            4.Fasilitas yang Diberikan

Dalam kawasan Pusaka Prajawangsa akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti:

  1. Unique Thematic Park dengan spice garden, herbal garden, tropical garden,
  2. BBQ Area,
  3. 1000 m jogging track,
  4. Kids pool,
  5. Thematic swimming pool for adults,
  6. Fountain plaza,
  7. Restoran, coffee shop,
  8. SPA & Fitness Center,
  9. Access Control,
  10. ATM Center
  11. Security and CCTV 24 hours.fasilitas.png

 

          5. Synthesis Development

Dalam memilih pengembang, kita harus berhati-hati. Cerita tentang pengembang nakal yang tidak merealisir kepemilikan hak kita atas satuan rumah susun padahal kita sudah tuntas mencicil, beberapa kali tejadi. Belum lagi cerita tentang pengembang menjual proyek apartemen dalam gambar sementara bangunannya tak pernah berdiri juga ada. Makanya cari tahu dulu pengembangnya. Track record itu penting.

Yuk kita mengenal lebih jauh Synthesis Development. Nama yang begitu familiar walaupun tak ingat kenal di mana, hingga saat disampaikan trackrecord dari Synthesis Developemnt. Proyek perdananya adalah Plaza Semanggi yang dibangun tahun 1999 dan saya tempat saya bekerja merupakan tenant dari Plaza Semanggi sejak tahun 2007. Pantas saja kok merasa begitu familiar. Synthesis Development sendiri  bernama ProLease dan didirikan tahun 1992. Merupakan konsultan property dan manajemen pusat perbelanjaan yang berkembang menjadi developer  beragam proyek properti antara lain apartemen, perumahan, superblock, kantor dan hotel.

Beberapa proyek yang pernah dikerjakan Synthesis development  selain Plaza Semanggi adalah: Casablanca Mansion (2004), De Lavande dan De Oaze ( 2006 ), Urbana Palace – Bintaro(2007), Kalibata City (2008), Bali Nusa Dua & Convention Hotel Citilink (2010). Mall Bassaura – Jakarta Timur ( 2012). Dan Synthetis Square yang dibangun tahun 2014 dan merupakan  kebanggaan sepanjang sejarah berdiri Synthesis Development. Selain masih ada Synthesis Residence Kemang  dan tentunya last but not least soalnya pasti ke depannya masih banyak proyek-proyek lain adalah Pusaka Prajawangsa

     6. Wah Ada lahan Hijaunya

Di bagian belakang dari Pusaka Prajawangsa  ada lahan luas yang hijau dan akan tetap dibiarkan hijau. Sehingga selain sebagai komitmen go green Synthesis Development dimana kawasan hijau mencakup 80% dari seluruh area, tentunya juga bisa merupakan pemandangan yang menyenangkan dan lingkungan menyegarkan bagi para penghuni apartemen.

gren

 

       7. Investasi yang Menguntungkan

Investasi properti merupakan investas yang tertua di dunia. Seperti dikatakan si ratu talk show dunia yang demen berinvestasi properti, “Sebab properti berdiri di atas tanah yang jumlahnya terbatas dan tidak bisa bertambah. Tanah adalah ciptaan langsung dari Tuhan.” Karena factor scarcity atau kelangkaannya sementara itu kebutuhan akan properti terus meningkat tiap tahunnya maka harga propertipun selalu meningkat. Mau tahu kenaikan harga unit apartemen Prajawangsa dari periode NUP 3 ke periode NUP 4? Hampir 100% cyyyn….naruh duit di Bank aja ga akan dapat segitu.

Jadi tunggu apalagi….yuk langsung meluncur ke

NUP3

NUP4

Jadi tunggu apalagi….?? Yuk…meluncur ke lokasi di :

Jln Pedati Selatan No. 8, Kel. Cijantung. Jakarta Timur

Reksadana Syariah – Investasi Halalan Thayyiban




Soal reksadan syariah sudah dengar sejak cukup lama tapi tak pernah memperhatikan soalnya,  c’mon what could we’re expected from a limited choices of investment due to syar’i rules?. Sampai bulan lalu mendapat penawaran investasi unit link dari seorang agen Commonwealth Life ( biasanya paling malas dapat telpon dari agen asuransi ). Namun kali ini hal-hal yang membuat saya menyimak penawarannya antara lain:

  1. Proporsi investasinya tinggi sejak tahun pertama, tidak seperti unit link lain yang biasanya membebankan biaya akuisisi asuransi hingga tiga tahun pertama .
  2. Biarpun tidak membeli rider ( tambahan) asuransi kesehatan tapi jika kita terserang penyakit yang termasuk dalam 53 penyakit kritis maka uang pertanggungan dan nilai investasi akan cair.

Wah penawaran yang menarik kan? Makanya saya mengulik lebih jauh melalui website perusahaan yang mayoritas pemegang sahamnya adalah Asing dan menemukan fakta menarik. Ada 8 pilihan unit link yang pengelolaannya dilakukan 6 Manajer Investasi terkemuka, antara lain Schroeders, Panin Asset Management, BNP  Paribas, Ashmore, First States Investments dan Batavia Prosperindo.  Dan yang performancenya paling berkibar karena memberikan return tertinggi  ternyata  unit link syariah.

Whaat? Saya langsung kepo dan ingin tahu lebih dalam mengenai reksa dana syariah. Masalah unit link Commonwealth Life disimpan dulu soalnya ada teman yang jadi agen di FWD mulai jualan “kecap”. Katanya, “ Habis Lebaran , FWD bakalan meluncurkan Unit Link pure Syariah.”

Emangnya yang CommLife ga pure syariah? Kan sama-sama pakai Schroeders,  jawab saya.

“Yah ntar lihat aja deh,” kecap makin semangat dijual. Oke deh demi persahabatan dan syariah

Jadi apa yang membedakan  Reksadana biasa dengan Reksadana Syariah?

Efek Syariah adalah efek sebagaimana diatur dalama Undang-Undang Pasar Modal yang akad, cara dan kegiatan usaha yang menjadi landasan penerbitannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di Pasar Modal.

Pastinya kegiatan usaha dibatasi. Termasuk dalam kategori  yang tidak sesuai dengan prinsip syariah  antara lain perusahaan-perusahaan yang memproduksi minuman keras, rokok. Juga bank yang berbasis sistim bunga/ riba. Juga perusahaan yang kegiatan bisnisnya jual-beli resiko  yang mengandung unsur ketidakpastian seperti asuransi konvensional.

Selain ditinjau dari core business , masih ada batasan ketat lainnya.  Yakni masalah rasio keuangan dimana ada 2 syarat. Dimana rasio antara total utang yang mengandung bunga  dibandingkan dengan total asset maksimal 45 persen, demikian juga rasio natara pendapatan yang tidak sesuai syariah seperti pendapatan bunga maksimal 10% dari total pendapatan. Ya iyalah, masa dana orang-orang yang investasi cuma ditaruh di bank, terus manajemen perusahaan kipas-kipas tidak kerja.

Wah membaca rambu-rambu syariah yang ketat ini, hati menjadi lega. Apalagi saat ini dalam suasana Ramadhan dan Lebaran, hati sedang insyaf. Tak ingin menyimpang dari ketentuan Allah, berapapun besarnya keuntungan yang diberikan reksadana non syariah.

OJK dan BEI secara regular tiap 6 bulan mengeluarkan daftar efek syariah. Daftar tersebut menjadi acuan untuk mengetahui saham dan obligasi yang sesuai syariah maupun yang tidak. Belum cukup demikian, masih ada  ada proses Cleansing yakni proses pembersihan  reksa dana syariah dari pendapatan yang sifatnya tidak sesuai dengan prinsip syaraiah dimana pendapatan tersebut akan dikeluarkan dari neraca dan digunakan untuk tujuan amal.  Huuuah ini mah fix reksa dana yang halalan thayyiban.

howmoneyindonesia

howmoneyindonesia.com

Perkembangan dari reksa dana syariah sungguh menggembirakan. Grafiknya naik cepat. Yah tapi jangan berpuas diri dulu soalnya dibandingkan dengan reksadana konvensional masih jauh sekali, padahal mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Perlu upaya dari pihak otoritas seperti OJK dan BEI juga para pelaku pasar seperti para Manajer Investasi untuk menggalakan penyebaran informasi mengenai eksistensi reksa dana syariah. Pendekatan pada komunitas-komunitas muslim seharusnya dilakukan. Misalnya dengan menjemput bola ke pesantren-pesantren. Jangan salah, dana-dana mereka cukup banyak.  Demikian juga perlu dilakukan edukasi pada siswa-siswa sekolah muslim apalagi mengingat minimum investasinya cukup Rp. 100.000.-/ bulan.  Bekerja untuk pemasaran dengan bank-bank syariah.

Selain itu mungkin  OJK  dan BEI bisa mengangkat duta reksa dana syariah. Sosoknya harus yang matang, tak harus ustads. Yang penting  cukup dikenal, bersih, Islami dan memiliki waktu serta energi untuk melakukan road show yang regular dan high speed.

Ramadhan dan Lebaran Penuh Gaya Bersama Hijabenka


Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons & InvolveAsia X HB & BB. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher berrybenka dan voucher hijabenka disponsori oleh Berrybenka & Hijabenka.

Saya baru pertama kali memasuki toko daring Hijabenka dan Berrybenka, mulut langsung terperangah dan berdecak melihat indahnya produk~produk fashion di sana. Modelnya tidak pasaran dan harganyapun terjangkau. Langsung comot beberapa foto favorite item dan ditaruh dalam album Wishlist yang saya buat di Facebook.

Mukena HB

 

Sepatu HB1

Gamis HB1

Siapa nyana keesokan paginya teman-teman heboh mengirim Personal Massage menanyakan item yang saya gelar itu, ”Elu tuh ye paling pintar bikin gue ngiler. Berapa harganya”

Yang lain menanyakan, ”Itu mukenanya model ponco ya.”

Loh itu kan adanya di album Wishlistku. Not for sale, saya sendiri pingin

“Iya tapi pengin nih, coba beliin buat saya. Nih segera transfer.”Ratu Belanja Online memaksa

Memang sih saya ini terkadang difungsikan sebagai Personnel Buyer dari teman-teman karena dianggap memiliki selera fashionnya yang bagus. Maka demi titah si ratu belanja online, sayapun kembali mengunjungi toko daring Hijabenka. And guess what happen? Barangnya sudah habis. Hanya selang satu hari saja. Sayapun chat dengan CS tapi teteup ga dapat barang karena memang sudah habis. Akhirnya saya melanjutkan berseluncur di Hijabenka menikmati dunia fashion dalam satu genggaman. Mencari koleksi Lebaran? Bisa banget. Tapi jangan lupa Lebaran adalah hari kemenangan. Menang usai menjalankan puasa dan ibadah lain selama sebulan penuh sebelumnya. Nah selama menjalankan puasa itu banyak sekali kegiatan yang dapat kita lakukan, walaupun dikatakan tidurpun juga merupakan ibadah dan mendapatkan pahala. Mending kita berkegiatan yang bermanfaat dan berpahala kan?

Okay kita bikin list kegiatan Ramadhan yang tentunya perlu didukung dengan busana yang sesuai. Jika kita menghadapi pak/bu boss maupun klien selalu berdandan cantik, kenapa saat mengunjungi rumah Allah (masjid) kita malah pake baju sederhana banget. Yuk kita update pakaian biar makin semangat dan khusyuk beribadah.

Mulai dari kegiatan  pertama yang biasanya rutin dilakukan tiap pagi yakni tadarusan (membaca al Quran bersama di masjid). Baju yang paling cocok buat tadarusan adalah baju terusan aneka gamis ini.

Gamis Sauda

Kegiatan kedua adalah kegiatan yang rutin tiap malam dilakukan yakni sholat tarawih. Karena ga mau kebanyakan bawaan maka banyak perempuan datang dari rumah sudah mengenakan mukena. Hampir 30 hari kita shalat tarawih, yuk kita ganti mukena tiap 10 hari sekali. Jadi kita perlu memperbaharui koleksi mukena paling tidak dengan 2 set mukena. Jadi bisa gantian pakai jika salah satu dicuci.

Mukena HB2
Kegiatan ketiga adalah acara buka bersama baik dengan teman atau mengunjungi panti sosial. Jika bukber teman memakai warna-warna cerah maka saat bukber di panti sosial tentunya lebih baik memakai warna yang soft. Tiap koleksi langsung dipadu padan dengan tas tangan dan alas kaki yang sesuai.

Gamis Amara

Gamis HB2

 

Nah sebelum Lebaran bisa jadi kegiatan kita selanjutnya adalah mudik. Pakaian yang simpel dan menyerap keringat tentunya diperlukan dalam mengantisipasi kemacetan akibat membludaknya arus mudik.

 

Gamis HB3

sepatu kedua

tas

Dan terakhir adalah pakaian yang dikenakan saat Lebaran, kita kembali bisa mengenakan Gamis. Jangan lupa membawa mukena cantik saat Sholat Ied.

Gamis Amara

Cukup Memakai Gamis Ramadhan

Mukena Delarosa Type 102

Keren-keren kan? Masih ada bonus kalau belanja di Hijabenka loh.  Belanja minimal Rp. 100.000.- kita sudah bebas ongkos kirim. Ada diskonnya pula, jika pembelanja sampai Rp. 250.000.- akan dapat diskon 15%. Jika pembelanjaan sampai Rp. 500.000.- langsung dapat diskon 25%. Jadi belanja di Hijabenka tuh gak pake mahal ya.

Saat silaturahmi mengunjungi sanak-saudara dan sekalian, kita bisa memakai baju gamis yang sudah dipakai saat Ramadhan.Tuh kan, Ramadhan dan Lebaran jadi penuh gaya bersama Hijabenka

Gamis Sauda